Home / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Rabu, 12 Januari 2022 - 11:05 WIB

Warga Bayem Taman Tolak Aset Bengkok Dipecah-Pecah.

Sejumlah Warga, Pemdes Bayem Taman, Camat Kartoharjo serta Aparat Kepolisian dan TNI berada diarea Tanah Aset Desa. ( Norik/MagetanToday).

Sejumlah Warga, Pemdes Bayem Taman, Camat Kartoharjo serta Aparat Kepolisian dan TNI berada diarea Tanah Aset Desa. ( Norik/MagetanToday).

MAGETAN TODAY- Sejumlah warga desa Bayem Taman Kecamatan Kartoharjo meminta Pemerintah desa (Pemdes) setempat tidak menyentuh aset bengkok jatah perangkat desa yang jabatanya hingga kini belum terisi.

Mereka berharap aset – aset tersebut tidak dilebur menjadi jatah bengkok perangkat desa yang saat ini menjabat. ” Memang saat ini ada penyetaraan bengkok, maunya warga yang tidak diisi jabatan, bengkok masuk PAD, takutnya warga kalau tidak, bisa hilang selamanya,” kata Suyatno, perwakilan warga, Rabu (12/1).

Suyatno memastikan warga akan menolak jika bengkok desa yang merupakan jatah perangkat yang belum terisi akan dipecah – pecah untuk perataan luasan bengkok pejabat desa saat ini. ” Jika dipecah – pecah jelas warga menolak keras,” jelasnya.

Baca juga :   Temui Petani, Nanik Sumantri Janji buat Petani Bungah.

Menurut Suyatno saat ini ada 4 jabatan perangkat desa yang kosong, rencananya 3 jabatan akan diisi sedangkan jabatan Jogoboyo dibiarkan kosong. ” empat perangkat desa kosong, akan diisi tiga perangkat, masih ada yang kosong yakni Jogoboyo, jangan sampai dibagi-bagi kebengkok perangkat desa karena bisa hilang selamanya, amankan dulu nanti jika tidak diisi dapat dimasukan jadi bondo deso,” ungkapnya.

Baca juga :   Emang Boleh Mantan Terpidana Ikut Pilkada?

Camat Kartoharjo Agung Budiharto membantah ada praktik bagi – bagi bengkok didesa Bayem Taman. ” Tidak ada dum-duman (bagi-bagi) jelas salah dan melanggar aturan jika terjadi seperti itu, intinya saya tekankan pada Kepala desa jangan utak – atik Tanah Kas Desa,” ujar Agung Budiharto.
Kepala desa (Kades) Bayem Taman Kecamatan Kartoharjo Suwardi mengaku telah menyelesaikan aspirasi warga. ” Tidak ada bagi- bagi, semua sudah diselesaikan,” jelasnya.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Sungai Dipenuhi Busa,Kades Banjarejo Bakal Lapor DLH.

Hukum & Kriminal

Ayah Angkat Bomber Puji Kuswanti Di Magetan shock berat.

Hukum & Kriminal

Polisi Bekuk Pasutri Pengedar Upal

Hukum & Kriminal

Mobil Oleng, Sopir Nissan Akui Pindahkan Tas.

Pemerintahan-Politik

Bupati dan Wabup “Setia” Mendengarkan Aspirasi Warga

Pemerintahan-Politik

ADD Magetan Tahun 2022 Terpangkas Rp 1,5 Miliar.

Hukum & Kriminal

HEADLINE : Korupsi DLH, Ada Potensi Tambahan Tersangka.

Pemerintahan-Politik

PemKab Face Off Kampung (Temboro) Santri
error: