Home / Berita Update / Pemerintahan-Politik

Senin, 2 April 2018 - 17:50 WIB

Warga Desa Tanjung Sepreh Lurug Kantor Perijinan, Ini Tuntutanya!

Magetan Today
Sejumlah orang yang mengaku warga desa Tanjung Sepreh, Kecamatan Maospati, melurug kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Magetan, menuntut penutupan toko modern yang berdiri dilingkunganya, Senin (2/4).

Alasanya, keberadaan toko tersebut dituding dapat mematikan keberadaan toko tradisional milik warga setempat. ” Kami ingin KPPT ambil keputusan, yang kami inginkan tutup saja,” kata Dondi Bambang Pramujati, koordinator warga, Senin ( 2/4).

Menurut Dondi, toko yang baru diresmikan 31 Maret tersebut, diduga sebagai toko modern berjaringan, karena dilihat dari karyawan, barang dagangan serta kendaraan pemasok barang dagangan. ” Kami janji tidak akan kerahkan massa, informasi yang kami dapat toko ini terindikasi berjaringan, meski namanya tidak dicantumkan,” ungkapnya.

Plt Kepala DPM-PTSP Kabupaten Magetan, Joko Trihono, membenarkan adanya aksi protes warga desa Tanjung Sepreh, Kecamatan Maospati terkait beroperasinya toko modern tersebut. Joko memastikan, ijin yang dimasukan adalah toko tradisional tidak berjaringan.

” Memang tempatnya dulu mengajukan ijin toko berjaringan, kami tolak. Namun selanjutnya mengajukan ijin sebagai toko tradisional, atas nama Edy.” jelas Kepala DPM-PTSP Kabupaten Magetan.

Berita ini 1,671 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Magetan Level 4, Siswa PJJ, Obyek Wisata Tutup, Resepsi Pernikahan Ditiadakan.

Berita Update

Semangati Mario Aji, Kadis Dikpora Magetan Bertolak Ke Mandalika.

Berita Update

Rahman Fauzi Dilantik, Legislator PKB Komplit.

Berita Update

Balita Meninggal Terseret Air Irigasi.

Berita Update

Tekuk SMAGA, SMAN 1 Karangjati Amankan Tiket Semifinal.

Berita Update

Dinas Dukcapil Bebas Korupsi!

Berita Update

153 ribu Lebih Usaha Mikro Tidak Berijin, DPMPTSP Blusukan Ke Pasar Keluarkan IUM.

Berita Update

Polemik Relokasi PKL Sarangan, Ini Kata Bupati Magetan!
error: