Home / Pemerintahan-Politik

Senin, 6 November 2017 - 09:31 WIB

Warga Miskin Tembus 69 Ribu, Pemkab Ancang – Ancang Naikan Tarif PDAM


Maulan, Kepala Seksi Statistik Sosial, BPS Kabupaten Magetan

Magetan Today
Sebanyak 69 ribu warga Kabupaten Magetan hingga kini masih hidup dibawah garis kemiskinan. 
Badan Pusat Statistik (BPS) Magetan merilis hasil Sensus Ekonomi Nasional (Susenas) 2016, dari jumlah penduduk Kabupaten Magetan periode Maret 2016 sebanyak 684.053 jiwa sebesar 11.03% hidup dalam kemiskinan. “  Hasil Sensusnas tahun 2016, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Magetan mencapai 69.240 orang atau 11,03% dari total jumlah warga,” kata Maulan, Kepala Seksi Statistik Sosial, BPS Kabupaten Magetan, Senin (6/11).
Menurut Maulan, kategori miskin dilihat dari pengeluaran per bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup sebesar Rp 288.246. “Kita lihat dari konsumsi pengeluaran untuk makan yang selanjutnya dikonversi dan diuangkan untuk menetukan garis kemiskinan, saat ini tercatat Rp 288.246 per bulan, ” jelasnya. 
Jika dibanding tahun 2015, angka warga miskin di Kabupaten Magetan sebesar 71.160 orang atau 11,35% dari jumlah penduduk Kabupaten Magetan sebanyak 627.413 jiwa.
Ironisnya, meski dibayangi puluhan ribu warga Kabupaten Magetan saat ini hidup dalam kemiskinan, Pemkab Magetan kini tengah menyiapkan kejutan untuk rakyat berupa tarif baru perusahaan air minum yang akan diumumkam November 2017.
Perusahaan air milik pemkab tersebut menyiapkan tiga opsi harga baru tarif PDAM, yakni Rp 1.300 hingga Rp 1.600 dari harga saat ini Rp 1.000 per meter kubik.
Berita ini 37 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Semangat HUT Ke 74 NKRI, Eksekutif-Legislatif Sepakat Wujudkan Magetan Terdepan

Berita Update

“Lockdown” Area Wisata dan Tempat Karaoke Diperpanjang.

Berita Update

SBY Restui PRONA

Berita Update

BST Kemensos, Belum Ada KPM Dicoret Karena Data Ganda.

Pemerintahan-Politik

Tarif Baru PDAM, Sekda : Masih Digodok, Kalau Masak Akan Diumumkan.

Berita Update

Proyek Jembatan Karas – Sukomoro Diterjang Banjir

Berita Update

Kepala Dinas Baru Terima Tunjangan Rp 2 Juta.

Berita Update

Pilkades e-Voting, Pemkab Klaim Hemat Miliaran Rupiah
error: