Home / Kesehatan / Peristiwa

Rabu, 2 September 2020 - 09:33 WIB

Puluhan Model Jalani Tes Swab, Acara Dinkop-UM Potensi Jadi Cluster Baru.

Model Pelatihan Rias Dinkop-UM Jalani Tes Swab Di Faskhus Dinkes Magetan. (Norik/Magetan Today)

Model Pelatihan Rias Dinkop-UM Jalani Tes Swab Di Faskhus Dinkes Magetan. (Norik/Magetan Today)

Magetan Today

Kegiatan massa yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop-UM) Kabupaten Magetan dimasa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dapat menciptakan cluster baru penyebaran Coviod-19 di Kabupaten Magetan.

Sebanyak 36 orang model yang mengikuti  pelatihan rias wajah yang digelar Dinkop-UM menjalani tes swab di Fasilitas khusus (Faskus) Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan. ” Hari ini kami lakukan tes swab 36 model yang mengikuti kegiatan pelatihan rias wajah digedung Korpri kemarin,” kata Didik Setyo Margono, Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinkes Magetan, Selasa (1/9).

Didik meminta, 40 peserta lain segera melakukan rapid test ke Puskesmas sekitar tempat tinggal agar terdeteksi  kondisinya. ” Sedangkan 40 peserta lain segera ke Puskesmas untuk Rapid test,” jelasnya.

Pelatihan tata rias wajah yang digelar Dinkop-UM Kabupaten Magetan pada 18 – 19 Agustus dan 24-25 Agustus kemarin, berpotensi menjadi cluster baru penyebaran Covid-19, sebab pasien positif selama dua hari berada dalam satu ruangan dengan puluhan peserta dan model. ” Potensi jadi cluster ada, karena pasien positif berada dalam satu ruangan tertutup selama dua hari bersama puluhan peserta,” jelas Didik Setyo Margono.

Sebagai informasi, Dinkop-UM Kabupaten Magetan beberapa waktu lalu menggelar Pelatihan rias wajah secara tatap muka dengan peserta kurang lebih 80 orang. Nahas, salah satu Tutor yang merupakan warga Kecamatan Magetan ternyata positif Covid-19.

Kepala Dinkop-UM Kabupaten Magetan Parminto Budi Utomo juga tidak luput dari tes swab, karena membuka langsung kegiatan massa ditengah pandemi Covid-19 tersebut. Bahkan, Bupati Magetan Suprawoto menutup aktivitas Dinas Koperasi dan Usaha Mikro selama tiga hari mulai Senin (31/8)  hingga Rabu (2/9). ” Aktivitas Dinas Koperasi kita tutup selama tiga hari, seluruh pegawai Isolasi mandiri”, ungkap  bupati Magetan, Selasa (1/9).

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Bollard Tak Terawat, DPRD Magetan Pastikan Panggil SKPD Penanggung Jawab.

Pemerintahan-Politik

Warga Minta Bupati Berhentikan Sekdes Banjarejo.

Pemerintahan-Politik

“Lockdown” Area Wisata dan Tempat Karaoke Diperpanjang.

Kesehatan

Syarat Vaksinasi Covid-19, Plt Kadinkes : Yang penting ada NIK.

Pariwisata

Rekomendasi Gugus Tugas, Sarangan Boleh Dibuka!

Kesehatan

Deteksi Virus, Dinkes Periksa 139 Warga Binaan.

Kesehatan

Isolasi Mandiri, Bupati Minta Doa Seluruh Rakyat Magetan.

Peristiwa

Hore! Biaya Pengesahan STNK Tahunan Dihapus!
error: