Home / Berita Update / Pemerintahan-Politik

Jumat, 26 Oktober 2018 - 17:02 WIB

Bupati Pantau Pergerakan Makelar CPNS

Suprawoto, Bupati Magetan  Memberikan Keterangan Kepada Wartawan

Suprawoto, Bupati Magetan Memberikan Keterangan Kepada Wartawan

Magetan Today
Ancaman pecat dilontarkan Bupati Magetan, Suprawoto, untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang nekat jadi makelar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Bupati tidak segan menghabisi karir ASN yang terbukti jadi calo CPNS. ” Sampaikan ke publik, akan saya pecat PNS yang jadi makelar,” kata Suprawoto, Jumat (26/10).

Suprawoto berharap ASN Kabupaten Magetan tidak neko-neko dengan seleksi CPNS yang saat ini digelar Pemerintah. ” Sudah, jangan neko-neko kerja saja sebagai pengabdi masyarakat,” pinta Bupati.

Terkait kabar CPNS transfer ke rekening Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) abal – abal agar lolos seleksi Administrasi, Bupati Suprawoto mengaku jangan sampai diikuti CPNS yang saat ini menjalani tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). ” Kok bisa seperti itu, jangan sampai terulang karena memang mereka telah disasar oleh oknum – oknum tersebut,” pungkas Suprawoto.

Sebagai informasi, seleksi administrasi CPNS Kabupaten Magetan menyingkirkan 362 pelamar. Dari 5.417 pelamar hanya 5.055 yang dapat meneruskan ke tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Kabupaten Magetan mendapat jatah 370 CPNS, dengan rincian Tenaga Guru Honorer K2 sebanyak 14 orang, Tenaga Guru sebanyak 163 orang, Tenaga Kesehatan sebanyak 125 orang dan Tenaga Teknis sebanyak 68 orang.

Berita ini 495 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Pasangan Sejoli Pelajar SMK Diamankan Satpol PP, Ini Penyebabnya!

Berita Update

Telaga Sarangan Kini Ada LakeGuard

Berita Update

Hari Ini, Kasus Positif Korona 76 Kasus

Berita Update

43 Santri Ponpes Temboro Positif Korona, 187 Tim Kesehatan Jalani Rapid Test.

Berita Update

Polisi Gerebek Lokasi Esek-Esek Berkedok Warkop.

Berita Update

Lapangan Stadion Rusak Parah, Dewan : OPD Pemberi Ijin Ceroboh!

Berita Update

2019, Alun-Alun Disiapi Rp 2,4 Miliar.

Berita Update

Krisis Kepala Dinas Menular Pada Kepala Bagian
error: