MAGETAN TODAY – Pengelola jasa wisata speedboat di kawasan Telaga Sarangan mengeluh kondisi iklim wisata yang semakin sulit, Selasa ( 20/10).
Musim kemarau yang berdampak pada penyusutan air telaga sarangan, membuat pengunjung setiap hari berkurang. ” Sudah dua minggu ini, pengunjung sepi. Hawanya juga sangat panas”, kata Suwarno, pengelola jasa sewa speedboat, Selasa ( 20/10).
Selain dicekik dengan cuaca panas, Suwarno juga mengeluhkan pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi oleh pemerintah.
Suwarno mengaku pendapatan pengelola speedboat anjlok karena terpaksa memakai BBM non subsidi yang harganya jauh lebih mahal.
” Kami terpaksa beralih menggunakan Pertamax yang harganya jauh lebih mahal, sehingga memotong margin keuntungan,” ungkapnya.
Suwarno berharap, pemerintah daerah dapat memberikan perhatian khusus serta kemudahan akses alokasi BBM bagi para pelaku usaha jasa transportasi air.










