Home / Kesehatan / Peristiwa

Kamis, 19 Mei 2022 - 11:26 WIB

10 Kecamatan Di Magetan Terpapar Wabah PMK.

Monev Disnakan Kabupaten Magetan Pada Peternak Sapi. ( magetantoday).

Monev Disnakan Kabupaten Magetan Pada Peternak Sapi. ( magetantoday).

MAGETAN TODAY– Kasus Penyakit Mulut dan Kaki ( PMK) di Kabupaten Magetan terus meluas. Dinas Peternakan dan Perikanan ( Disnakan) Kabupaten Magetan mencatat ada 10 Kecamatan terpapar wabah PMK.

Kesepuluh Kecamatan tersebut diantaranya, Kecamatan Panekan, Kawedanan, Karas, Parang, Poncol, Kartoharjo,Nguntoronadi, Poncol, Plaosan dan Sukomoro. ” Ada 12 desa yang tersebar di 10 kecamatan terpapar PMK,” kata Nur Haryani, Kamis (19/5).

Baca juga :   Magetan Kick Off Vaksin Booster, Bupati Suprawoto Yang Pertama.

Untuk memutus penyebaran wabah PMK, Disnakan Kabupaten Magetan melakukan Isolasi mandiri (Isoman) ternak – ternak di 12 desa tersebut. ” Kita lakukan isolasi mandiri 12 desa tersebut,” jelas Kepala Disnakan Magetan.

Nur Haryani mengaku mengerahkan kurang lebih 50 personil untuk Monitoring dan Evaluasi (Monev) ternak – ternak di Kabupaten Magetan agar kasus PMK dapat terpantau secara keseluruhan. ” Kita terjunkan kurang lebih 50 petugas untuk edukasi dan pengawasan dilapangan,” ujarnya.

Baca juga :   Satlantas Magetan Pastikan Tindak Tegas Aksi Ugal - Ugalan Sopir Bus.

Sementara itu, hingga saat ini ada 42 ekor sapi di Kabupaten Magetan terpapar PMK yang tersebar di 12 desa tersebut. ” Periode 18 Mei 2022, ada 42 ekor sapi positif PMK,” pungkas Kepala Disnakan Magetan.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Dirut PDAM Teken Kontrak Kerja 2020-2025.

Hukum & Kriminal

Budak Sabu Dibekuk

Pemerintahan-Politik

RSUD Dan Kejari, Sepakat MoU Bidang Datun.

Pemerintahan-Politik

Tiap Hari, Pemkab Bagikan 500 Liter Susu Hangat.

Peristiwa

Diterjang Angin, Tower Kantor Kecamatan Kartoharjo Roboh.

Peristiwa

Jaga Bilateral, PWI Silaturahmi Kapolres Magetan

Kesehatan

Siswa Kanesma Terpapar Aroma Busuk Sampah TPS Magetan.

Pemerintahan-Politik

Sekda Jadi Plt Bupati?
error: