Home / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Jumat, 4 Desember 2020 - 15:41 WIB

Sentra Batik Ciprat Difabel Dikunjungi Dewan.

Anggota Komisi B, Nahar Mukti Ali Mencoba Membuat Batik Ciprat Di sentra Batik Ciprat Difabel Simbatan Kecamatan Nguntoronadi. ( Istimewa).

Anggota Komisi B, Nahar Mukti Ali Mencoba Membuat Batik Ciprat Di sentra Batik Ciprat Difabel Simbatan Kecamatan Nguntoronadi. ( Istimewa).

Magetan Today
Sentra batik ciprat ” Sambong Roso” di Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi mendapat kunjungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Jumat (4/12).

Inspeksi mendadak (Sidak) Komisi B DPRD Magetan untuk menyerap aspirasi pelaku usaha batik ciprat yang istimewa tersebut. ” Batik ciprat ini diproduksi saudara – saudara kita yang istimewa yakni penyandang disabilitas,” kata Hari Gitoyo, Ketua Komisi B DPRD Magetan kepada Magetan Today, Jumat (4/12).

Menurut Legislator, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan wajib hadir untuk melindungi kaum difabel yang memiliki kreatifitas ditengah keterbatasanya tersebut. ” Aspirasi yang disampaikan kepada kami adalah terkait hak cipta, mereka takut terjadi permasalahan kedepan. Jadi, harus kita bantu agar saudara – saudara kita yang istimewa ini dapat terus berkarya,” ungkap Hari Gitoyo.

Komisi B DPRD Magetan Menyerap Aspirasi Pembatik Ciprat Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi. (Istimewa).

Kehadiran Komisi B ditengah perajin batik ciprat diharapkan semakin memompa semangat para penghuni selter “Sambong Roso” tersebut. ” Kami memberikan semangat kepada saudara – saudara kita agar terus berkarya,” ujar Ketua Komisi.

Untuk memupuk rasa bangga dan mengangkat kreativitas kaum difabel tersebut, Komisi B sepakat menjadikan batik ciprat sebagai seragam batik Komisi. ” Kami akan memulai, Komisi akan menjadikan batik ciprat sebagai seragam anggota,” pungkas Hari Gitoyo.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

ABS, Pejabat Ke16 Pemkab Yang Merangkap Jabatan.

Kesehatan

Kampanye Stunting Pakai Campursari

Pemerintahan-Politik

Hiasan Jembatan Gandong Kini Hanya Cat Warna-Warni.

Pemerintahan-Politik

Pemkab Siapkan Lapak Relokasi Pedagang Terdampak JT Pasar Sayur.

Pariwisata

23 Destinasi Wisata Baru Lahir Di Magetan.

Kesehatan

Pasien Covid Sembuh Capai 66%, Magetan Semakin Membaik

Pendidikan

Dibongkar Saat Purnawidya, Calon Alumni Kanesma Ternyata Langsung Kerja

Kesehatan

Dinkes Rampungkan Vaksinasi 2.790 Nakes.
error: