Home / Peristiwa

Kamis, 2 Juli 2020 - 13:03 WIB

Pasutri Penjual Nasi Tewas Tertabrak Kereta Api.

Kedua Korban Dievakuasi Petugas. ( Istimewa).

Kedua Korban Dievakuasi Petugas. ( Istimewa).

Magetan Today
Perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu didesa Jonggrang, Kecamatan Barat menelan korban jiwa. Pasangan suami istri (Pasutri) Karimun (61) dan Sutrisni (52) tewas akibat tertabrak kereta api, Kamis (2/7).

Warga RT 12, RW 03 Dusun/Desa Jonggrang tersebut ditabrak Kereta Luar Biasa (KLB) Nomor 10496 muatan parcel jurusan Jakarta – Surabaya yang melintas pada pukul 06.20 Wib.

Warga melihat, kedua korban yang mengendarai Yamaha Mio Nopol AE 3616 KN menyeberang di perlintasan KA tanpa palang pintu ketika tiba – tiba dari arah Barat lewat KLB muatan barang tersebut. ” Saya melihat kedua korban sudah meninggal dan motornya rusak berat,” kata Lanjer (60), warga setempat, Kamis (2/7).

Menurut warga, Karimun dan Sutrisni hendak jualan nasi di pasar Keras, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. ” Memang setiap hari lewat sini, karena jualan nasi dipasar Keras,” ungkap Lanjer.

Setelah dilakukan oleh TKP dari Tim Identifikasi Polres Magetan, jenasah pasutri nahas itu dibawa ke kamar mayat RSUD dokter Sayidiman Kabupaten Magetan. ” Jenasah kedua korban langsung dibawa ke RSUD dokter Sayidiman Magetan,” jelas AKP Ruwajianto, Kapolsek Barat.

Kanit Laka Polres Magetan Ipda Agus Rianto mengaku masih melakukan olah TKP terkait peristiwa Laka Kereta Api di perlintasan tanpa palang pintu tersebut. ” Kita masih memeriksa sejumlah saksi terkait laka ini, agar jelas penyebabnya,” tegas Agus Rianto.

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Korupsi Hibah Rp 1 Miliar, Tiga Pejabat Panwaskab Dijebloskan Penjara.

Kesehatan

Bupati Suprawoto Canangkan Vaksinasi Anti Covid-19.

Pemerintahan-Politik

PPKM Mikro Darurat, DPD Golkar Magetan Larang Anggota Ikut Kunker.

Pemerintahan-Politik

Lagi, PBM Dikucuri Rp 5,4 Miliar.

Pemerintahan-Politik

Pemkab Poles Jalan Perbatasan Magetan- Madiun.

Pemerintahan-Politik

14 Ribu Warga Pengangguran, Bupati Undang Puluhan Perusahaan

Pemerintahan-Politik

Siapkan Saldo Rp 350 Juta Untuk Pelantikan Bupati Terpilih.

Hukum & Kriminal

Riko Tewas di Kolam Renang Sugihrejo
error: