Home / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Rabu, 29 Januari 2020 - 16:03 WIB

Percantik Pasar Baru, Pemkab Gelontor Rp 5,5 Miliar.

Kondisi Pasar Baru Magetan ( Norik/Magetan Today)

Kondisi Pasar Baru Magetan ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Tahun ini, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan menggelontor dana Rp 5,5 Miliar untuk merehab Pasar Baru Magetan (PBM).

Sumber yang dihimpun Magetan Today, pekerjaan proyek PBM akan dipecah menjadi 3 paket. Paket I (satu) Rp 2,4 Miliar, Paket II (dua) Rp 1,5 Miliar dan Paket III (tiga) Rp 1,6 Miliar.

Jika tidak ada kendala, proyek rehab Pasar Baru Magetan akan dimulai April mendatang. ” April sudah akan dilaksanakan,” kata Sucipto, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Rabu (29/1).

Dikatakan Sucipto, PBM kini menjadi jujugan warga Kabupaten Magetan, selain untuk belanja keperluan rumah tangga, Pasar baru kini menjadi magnet setelah dibukanya Mal Pelayanan Publik (MPP) dilantai II (dua).

” Kunjungan kini berkisar 300 -500 orang per hari, ekonomi bergerak cepat di Pasar baru Magetan,” jelas Kepala Disperindag Kabupaten Magetan.

Langkah Bupati Suprawoto untuk menghidupkan Pasar Baru Magetan diakui Sucipto sangat besar. Setelah menaruh MPP dilantai II (dua), PBM kini akan diface off dengan kucuran dana APBD Magetan Tahun 2020 sebesar Rp 5,5 Miliar.

” Harapan bapak Bupati, pasar baru akan kembali menjadi jujugan dan kebanggaan masyarakat Magetan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Hari Ini, Usia Kabupaten Magetan 345 Tahun.

Peristiwa

Ini Rencana Pengembangan Jeruk Pamelo “BETASUKA” Ditangan Puti Guntur Soekarno.

Pemerintahan-Politik

Direktur Keuangan PDAM Masih Kosong.

Pemerintahan-Politik

Bupati Angkat Bicara!

Kesehatan

Dinkes Salurkan APD Ke Puskesmas dan RS Rujukan Covid-19.

Pariwisata

Gagal Tahun 2017, TIC Magetan Ditarget Terwujud Tahun Ini.

Pemerintahan-Politik

Proyek APBD Diduga Nabrak Perpres dan UU, Yudikatif Harus Lebih Jeli.

Kesehatan

Nakes Positif Korona, 69 Karyawan Puskesmas Plaosan Isolasi Mandiri
error: