Home / Hukum & Kriminal

Rabu, 29 November 2017 - 10:47 WIB

Polisi Telusuri Kesengajaan Sopir PO. Sugeng Rahayu


AKBP Muslimin, Kapolres Magetan
Magetan Today
Dugaan kesengajaan sopir bus Sugeng Rahayu mecelakai awak bus Mira, hingga menyebabkan Mustaqim (20), kenek Bus Mira tewas tergencet body bus, hingga kini masih diselediki Satlantas Polres Magetan.
Bahkan Polisi mengatakan, membuka fakta jika sopir bus Sugeng Rahayu, Nur Hasan (35) warga Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, sempat melarikan diri paska peristiwa berdarah tersebut terjadi. ” Sopir Bus Sugeng Rahayu yang melarikan diri sudah berhasil dibekuk di Kabupaten Tulungagung,” kata Kapolres Magetan AKBP Muslimin melalui 
AKP Suyatni, Kasubag Humas Polres Magetan, Rabu ( 29/11). 
Penyidik Polres Magetan terus memeriksa seluruh awak bus, Mira dan Sugeng Rahayu untuk melihat ada tidaknya faktor kesengajaan dalam peristiwa tersebut.” Kita periksa seluruh awak bus, baik Mira maupun Sugeng rahayu, agar tahu motivnya,” jelas AKP Suyatni.
Polisi hingga kini belum menetapkan tersangka dalam kasus tewasnya awak bus Mira, Mustaqim, warga Desa Jambean, Kecamatan Kedung Adem, Kabupaten Bojonegoro. ” Belum ada tersangka, nanti kita rilis kepada rekan- rekan,” tegas Kasubag Humas Polres Magetan. 
Sebelumnya, salah satu awak bus Mira  tewas dengan cara mengenaskan yakni tergencet body bus Sugeng Rahayu dan Mira di jalan raya Maospati- Ngawi, tepatnya di depan PG Purwodadi (Glodog) Kecamatan Karangrejo, Selasa (28/11). 
Hingga kini Polisi belum dapat memastikan penyebab konflik kedua awak bus PO Sugeng Rahayu dan Mira, hingga berakhir berdarah tersebut.
Berita ini 451 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Otak Togel Online Wilayah Kota, Dibekuk!

Berita Update

Polisi Gulung 28 Pelaku Kejahatan.

Berita Update

Anggota TNI AU Ditembak Jarak Dekat

Berita Update

Pembuang Bayi Dikebun Pisang Diamankan Polisi.

Berita Update

Viral Video, Massa Vs Pemotor Di Jalan Tembus Magetan – Karanganyar.

Berita Update

Salon Dirusak, Pemilik Lapor Polsek!

Berita Update

Dugaan Korupsi DD Baleasri, Penyidik Hanya Butuh Tambahan Satu Alat Bukti.

Berita Update

Asyik Manjaan Di Warem, Digelandang Satpol PP
error: