Home / Berita Update / Hukum & Kriminal

Kamis, 24 Januari 2019 - 17:07 WIB

Diduga Ikut Pilkades Pakai Ijasah Palsu, Kades Terpilih Dijebloskan Penjara.

Atang Pujianto, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan.

Atang Pujianto, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan.

Magetan Today
Salah satu Kepala desa (Kades) di Kecamatan Takeran, RS (65), dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIb Magetan terkait dugaan penggunaan ijasah palsu dalam Pemilihan kepala desa (Pilkades) 2013 lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan, Atang Pujianto, membenarkan RS ditahan sejak, Selasa (22/1) kemarin.” Ditahan sejak Selasa kemarin, terkait dugaan penggunaan ijasah palsu ketika Pilkades,” kata Atang Pujianto, Kamis (24/1).

Menurut Atang, penyidik gabungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur akan menjadi Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas perkara yang ditangani Polda Jatim tersebut. ” Segera kita limpahkan ke PN Magetan untuk disidangkan,” jelas Kajari Magetan.

Tersangka dijerat pasal 263 ayat (2) dan/atau pasal 266 ayat (2) KUHP dan/atau pasal 69 ayat ( 1) Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ( Sisdiknas).

Penuntut umum berpendapat ada keadaan yang menimbulkan kekhawatiran bahwa tersangka atau terdakwa akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan/atau mengulangi tindak pidana serta pasal yang disangkakan memenuhi syarat untuk penahanan.Maka ditingkat penuntutan di lakukan penahanan sesuai pasal 21 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana ( KUHAP). ” Kasus ini pelimpahan dari Polda Jatim,” pungkas Kajari Magetan.

Berita ini 737 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

RSUD Magetan Kenalkan Program DoaKu Anoman dan Pandawa.

Berita Update

Waspada Bencana Alam, Dinkes Bentuk Brigade Siaga Bencana.

Berita Update

TNI AD dan Pemkab Magetan Wujudkan Jalan Mulus Warga Gonggang.

Berita Update

Honor Molor 10 Bulan, K2 Ngadu Ke Dewan

Berita Update

Tim Volly Putri SMK Yosonegoro Libas SMAPLAS.

Berita Update

Disnaker Siapkan Posko Perusahaan Mokong Bayar THR.

Berita Update

Korban Banjir Banjarpanjang Harapkan Bantuan Pemkab.

Berita Update

Yayasan Dompet Dhuafa Kirim Bantuan Penyemprotan Desinfektan
error: