Magetan Today
Bupati Magetan, Suprawoto dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menjamin makanan layak untuk 200 warga Lanjut Usia (Lansia) Terlantar dan Sebatang Kara di Kabupaten Magetan.
Setiap bulan, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengucurkan bantuan sebesar Rp 300 ribu untuk ratusan Lansia Terlantar dan Sebatang Kara tersebut.
” Pemerintah akan hadir untuk warga Lansia Terlantar dan Sebatang Kara tersebut,” kata Suprawoto, Bupati Magetan, Jumat (27/9).
Data Dinas Sosial, ada 1.500 Lansia Terlantar dan Sebatang Kara di Kabupaten Magetan. Mereka hidup tanpa pendampingan langsung dari Keluarga yang menjamin makananya.” Tahun ini kita baru 200 orang, Tahun 2020 semua akan terlayani makanan layaknya,” jelas Bupati Suprawoto.
Selain jaminan makanan setiap hari, Bupati Magetan tengah menggodok pendirian Salter untuk Lansia Terlantar dan Sebatang Kara di Kabupaten Magetan. Kedepan, para Lansia tidak hanya mendapatkan makanan namun juga perawatan medis. ” Salter akan kita dekatkan dengan Puskesmas, agar Kesehatan para Lansia juga terawasi dengan baik,” ungkap Bupati Suprawoto.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Sucipto, menuturkan, program Bunda Kasih hadir dari Ide Bupati Magetan, Suprawoto. Bupati kerap melihat langsung kondisi Lansia di Kabupaten Magetan. ” Ini adalah ide bapak Bupati, beliau ingin pemerintah hadir untuk merawat para Lansia Terlantar dan Sebatang Kara,” ujar Sucipto.
Dinas Sosial Kabupaten Magetan menyajikan data lengkap kepada Bupati, Suprawoto, Lansia Terlantar dan Sebatang Kara yang mendapatkan bantuan program Bunda Kasih.” Kami datangi langsung kondisi Lansia tersebut, selanjutnya data kita serahkan kepada Bapak Bupati,” pungkas Sucipto kepada Magetan Today.










