Home / Pariwisata / Peristiwa

Rabu, 5 Oktober 2022 - 17:00 WIB

Napak Tilas Parang – Magetan, Peserta Harus Jalan Kaki 14 Km.

Bupati Magetan Suprawoto melepas Peserta Napak Tilas Parang - Magetan. (Bayu Septian/ MagetanToday).

Bupati Magetan Suprawoto melepas Peserta Napak Tilas Parang - Magetan. (Bayu Septian/ MagetanToday).

MAGETAN TODAY– Sejumlah Tim Medis disiagakan pada kegiatan Napak Tilas Parang – Magetan. Hal tersebut untuk mewaspadai kejadian tidak terduga pada peserta napak tilas yang harus menempuh jarak 14 Kilometer (Km) tersebut.

Data yang dihimpun Koran Memo, ada 3 unit Ambulance disiagakan disejumlah pos pantau.” Ada tiga ambulance dari RSUD Sayidiman, PMI dan Puskemas Parang,” kata Pujiono, Koordinator P3K, Rabu (5/10).

Baca juga :   103 Ribu Lansia Magetan Jadi Target Vaksin Booster.

Peserta yang tumbang akan dilarikan ke RSUD atau Puskesmas jika terjadi sesuatu dalam kegiatan tahunan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Magetan tersebut.” Kita rujuk ke Rumah sakit atau Puskesmas,” bebernya.

Terpisah, Bupati Magetan, Suprawoto, mengatakan jika tahun ini peserta Napak Tilas tidak dibatasi seperti tahun – tahun sebelumnya. ” Tahun lalu kita batasi, tahun ini kita perlonggar, karena 2 tahun dampak Covid, untuk memberi ruang semua pihak untuk mengikuti gerak jalan ini,” ungkap Suprawoto.

Baca juga :   Menebak Langkah Politik Pj Bupati Magetan Hergunadi.

Sebagai informasi, Napak Tilas Parang hingga Alun – alun Magetan diikuti kurang lebih 2.343 peserta yang terdiri dari peserta beregu sebanyak 181 kelompok dan perorangan 171 peserta.

Share :

Baca Juga

Pariwisata

Amankan Wisatawan, Pemkab Dirikan Menara Pemantau.

Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Siswa Didik, SMKN 1 Bendo Nikahi Daihatsu

Hukum & Kriminal

Ratusan Mamin Kadaluarsa Dimusnahkan

Peristiwa

Hitung Cepat Versi Puskakom Menangkan ProNa.

Peristiwa

Sarangan Jadi Sasaran Komplotan Pengemis Luar Kota.

Pemerintahan-Politik

Berbagai Nama Program, Bantuan Warga Capai Rp 25 Miliar.

Pemerintahan-Politik

Komisi A : Kapasitas 50% Tidak Bisa Disamaratakan Semua Sekolah.

Pemerintahan-Politik

Satu NIK Beragam Layanan Publik
error: