Home / BERITA UPDATE / PEMERINTAHAN-POLITIK

Kamis, 14 Mei 2020 - 16:05 WIB

Perusahaan Wajib Bayar THR Buruh.

Ilustrasi THR.

Ilustrasi THR.

Magetan Today
Tunjangan Hari Raya (THR) untuk buruh wajib dibayarkan perusahaan ditengah pendemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Surat Edaran (SE) Menteri Ketenegakerjaan Republik Indonesia (RI) Nomor :M/6/HI.00.01/V/2010 menegaskan, THR buruh wajib dibayarkan sesuai aturan yang berlaku.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan, Rudy Harsono, mengaku telah meneruskan SE Menaker kepada perusahaan- perusahaan di Kabupaten Magetan. ” Sesuai surat edaran Menteri terkait THR, sudah kami kami tindak lanjuti yakni mengirim kepada perusahaan terkait,” kata Kadisnaker Kabupaten Magetan, Kamis (14/5).

Disisi lain, jika mengacu Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenker) Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi pekerja/buruh. Perusahaan wajib memberikan THR atau pendapatan non upah wajib dibayarkan paling lambat 7 (tujuh) hari menjelang hari raya keagamaan, sesuai pasal 4 ayat (4).

Sedangkan Pasal 3 ayat 1 huruf (a) menyebutkan, besaran THR senilai 1 (satu) bulan upah. Upah yang dimaksud adalah gaji bersih tanpa tunjangan (clean wages) seperti yang tertera pada ayat 2 huruf (a) Permenker Nomor 6 Tahun 2016.

Bagi pengusaha yang terlambat membayar THR, akan dikenai denda 5% (persen) dari total THR keagamaan yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar. Sanksi ini disebutkan pada Pasal 10 ayat (1) Permenker Nomor 6 Tahun 2016.

Berita ini 111 kali dibaca

Share :

Baca Juga

BERITA UPDATE

Pilkada, Panwaskab Ancam Sikat Like Medsos PNS.

BERITA UPDATE

TPS Sarangan Overload, Gunung Sampah Rawan Longsor.

BERITA UPDATE

Telaga Sarangan Kini Ada LakeGuard

BERITA UPDATE

PM Kafe Disegel Satpol PP

BERITA UPDATE

Korban Pembunuhan DIY Dibuang Di Cemorosewu.

BERITA UPDATE

Magetan Surganya Investasi, Ini Buktinya!

BERITA UPDATE

Mayat Bayi Ditemukan Dibagasi Bus

PARIWISATA

Bangun Sarpras Parkir Bertingkat, Tampung Ratusan Kendaraan Wisatawan.
error: