Home / Peristiwa

Rabu, 16 Maret 2022 - 21:01 WIB

Pemkab Magetan Bantu Bu Jiatni Uang Tunai dan Gerobak Dagang.

Bu Jiatni menghitung Uang Bantuan Dari Disperindag Magetan. ( Ist).

Bu Jiatni menghitung Uang Bantuan Dari Disperindag Magetan. ( Ist).

MAGETAN TODAY – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag) memberikan perhatian mendalam kepada Jiatni, pemilik Warung kopi (Warkop) yang sebelumnya berjualan didepan rumah promosi di jalan Diponegoro Kelurahan Selosari Kecamatan Magetan.

Setelah disediakan lahan relokasi Warkop di barat Kantor kelurahan Selosari, Pemkab Magetan memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 1 juta serta gerobak untuk jualan.

Baca juga :   Sanksi Hukum Jika Pemerintah Membiarkan Jalan Rusak.

Kepala Disperindag Kabupaten Magetan, Sucipto, mengaku jika bantuan uang tunai kepada Jiatni untuk pendirian Warkopnya. ” Bantuan dari Disperindag telah diterima sendiri oleh bu Jiatni di kelurahan Selosari,” kata Sucipto, Rabu (16/3).

Sebelumnya, Disperindag Kabupaten Magetan bersama Ketua DPRD Magetan Sujatno telah koordinasi bersama – sama mencari solusi guna membantu Jiatni.

Baca juga :   Magetan Kick Off Vaksin Booster, Bupati Suprawoto Yang Pertama.

” Terkait bantuan uang sebesar satu juta adalah tindak lanjut pertemuan di rumah bu Jiatni yang dihadiri juga bapak Sujatno Ketua DPRD, dalam pertemuan itu telah disepakati lokasi tempat warung di sebelah barat balai kelurahan selosari,” pungkas Kepala Disperindag Kabupaten Magetan.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Miliaran Uang Rakyat Disedot Untuk Proyek Alun-Alun

Peristiwa

Wartawan Droping 20 Ribu Liter Air Bersih

Hukum & Kriminal

Tuntutan Berat Terdakwa Korupsi DLH

Pemerintahan-Politik

Jatim Dinilai Beruntung Jika Dipimpin Kofifah-Emil.

Pemerintahan-Politik

Anggaran Makan-Minum Dinas Perkim Rp 167 Juta.

Peristiwa

PWI Magetan Suplai Air Bersih Warga Terdampak Kekeringan

Pemerintahan-Politik

Ucapan Terima Kasih Untuk SMS

Kesehatan

RSDS Sabet Penghargaan Prestise Indonesia 2018.
error: