Home / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Senin, 17 Februari 2020 - 15:36 WIB

Dugaan Korupsi Desa Baleasri, Dewan Tunggu Hasil Penyidikan.

Sujatno, Ketua DPRD Kabupaten Magetan. ( Norik/Magetan Today)

Sujatno, Ketua DPRD Kabupaten Magetan. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) didesa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo yang digarap Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan kini menjadi sorotan tajam sejumlah pihak.

Dugaan proyek fiktif yang didanai Anggaran Pendapatan Belanja desa (APBdes) selama dua tahun berturut – turut yakni Tahun anggaran (TA) 2017 dan TA 2018, kini menjadi pertanyakan besar bagi publik, terutama longgarnya pengawasan ditingkat Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan.

Selain penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Magetan, dugaan korupsi DD Baleasri juga menjadi atensi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, ” Kami awasi sejauh mana kasus ini, kami tidak ingin mendahului pihak Kejaksaan,” kata Sujatno, Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Senin (17/2).

Legislator memilih kalem dan menunggu hasil penyidikan Kejari Magetan, sebelum menjalankan kebijakan politik kepada eksekutif terkait dugaan korupsi didesa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo tersebut. ” Jika nanti hasil penyidikan sudah tetap, kami akan ambil langkah terhadap Eksekutif, ” jelas Ketua DPRD Kabupaten Magetan.

Sujatno berharap, kasus korupsi Dana Desa tidak akan terjadi lagi di Kabupaten Magetan. Pasalnya, secara tidak langsung kasus yang kini menjadi perhatian publik itu telah mencoreng wajah Kabupaten Magetan. ” Dampaknya sangat , selain pandangan miring daerah tetangga, juga kepercayaan investor kepada Pemkab Magetan, ” jelas Ketua DRPD Magetan.

Sebagai informasi, Kejari Magetan kini tengah melakukan penyidikan dugaan korupsi Dana Desa didesa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo tahun 2017-2018.

Penyidik menduga ada proyek fiktif pada dua tahun anggaran tersebut, termasuk belanja fiktif Alat Tulis Kantor (ATK) dan Material bahan bangunan. Estimasi kerugian negara yang dihitung penyidik berkisar Rp 250 juta.

Selain telah memeriksa 11 saksi dari kalangan Pemdes Baleasri dan swasta, Kejari Magetan juga telah memanggil Kepala Inspektorat Kabupaten Magetan, Mei Sugihartini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Eko Muryanto serta Camat Ngariboyo saat ini Arif Ridwan.

Sedangkan, dalam waktu dekat Kejari Magetan bakal memanggil Camat Ngariboyo periode 2017 – 2018 yang dinilai paham terkait belanja Dana Desa Beleasri pada tahun tersebut.

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Sosok Kartini Tangguh Di Pasar Sayur Magetan.

Pemerintahan-Politik

Pilkades 184 Desa, Bupati Wacanakan e-Voting

Kesehatan

800 Pelaku Jasa Wisata Menunggu Vaksin.

Pemerintahan-Politik

Hiburan Rakyat Dari Bupati Berlanjut

Pemerintahan-Politik

Mentan Panen Pedet Di Magetan.

Pemerintahan-Politik

Anggaran 2020 Kena Refocusing Covid-19, Twinroad Dilanjut Tahun 2021.

Pemerintahan-Politik

Sekda : 19 September Pendaftaran CPNS, Publik Pertanyakan Pengumuman Resmi!

Hukum & Kriminal

Bapak-Anak Kompak “Ngutil” Ponsel
error: