Home / Peristiwa

Senin, 21 Oktober 2019 - 13:44 WIB

Wisata ” Nikmat ” Di Magetan.

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Magetan Today
Pada edisi sebelumnya, Senin (21/10), Magetan Today melaporkan wawancara dengan seorang wanita dengan nama samaran Dahlia.

Perempuan berusia dua puluh tahunan yang tinggal salah satu sudut Kota Magetan itu, secara gamblang menceritakan suburnya praktik esek-esek di Kabupaten Magetan.

Kali ini, Magetan Today kembali melaporkan hasil wawancara dengan Dahlia (20), terkait seluk-beluk bisnis kenikmatan yang faktanya ada di Kabupaten Magetan. berikut liputanya.

Usai menikmati racikan kopi yang dipesan disalah satu tempat nongkrong di kota Magetan, Dahlia (20), melanjutkan ceritanya, siapa saja pelanggan yang setia “memakainya” selama ini.

Menurutnya, dia lebih rilex menemani “bobok” warga luar kota yang sengaja ke Magetan untuk melepas penat. Selain berduit, pelancong luar kota juga tidak akan sering bertemu diluaran.” Lebih nyaman sama warga luar kota, agar nggak canggung saja,” ungkapnya kepada Magetan Today.

Relasi Dahlia ternyata cukup banyak, berasal dari pelbagai kalangan. Hampir dipastikan jika mereka berkunjung ke Magetan untuk urusan kerjaan atau sekedar melepas sahwat, Dahlia akan menjadi jujugan.” Biasanya mereka ngabari dulu, aku akan ke Magetan, kamu free nggak, gitu,” ungkapnya.

Disisi lain, dia juga tidak sembarang menerima ajakan pelanggan yang belum dikenal. Karena takut mendapatkan tindakan kasar atau perlakuan tidak menyenangkan dari tamunya. ” Gini ya mas, aku khan sendirian, nggak ada yang anterin, jadi aku selektif sama pelanggan, kalau ada apa-apa gimana,” ujarnya.

Sebelum berlanjut ke transaksi ranjang, Dahlia mengaku kerap mempelajari latar belakang pelangganya melalui informasi yang dikumpulkan sendiri. Sebagian besar pelanggan yang berhasil memboking sudah memiliki pasangan sah.

Namun, Dahlia mengaku “sreg” jika tamunya telah memiliki pasangan sah, dengan alasan akan sama – sama menjaga privasi. ” Kalau dia punya pasangan pasti akan sama-sama menjaga rahasia,” pungkasnya. (*habis)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Tampung Keluhan Rakyat, Bupati Sebar Nomor Pengaduan 24 Jam

Peristiwa

Kejaksaan Pantau DD Untuk Covid-19.

Pemerintahan-Politik

Graduasi 2.137 KPM, Pendamping PKH Diapreasi Kadinsos.

Pemerintahan-Politik

Kepala BKKBN Sematkan Pin MKK Bupati Suprawoto.

Pemerintahan-Politik

3 Calon Dirut PDAM Luar Kota Lolos Tahap Akhir.

Peristiwa

Ribuan Buruh Pabrik Pakaian Dalam Demo

Hukum & Kriminal

Polisi Dalami Alasan Wahyudi Bantai Paman dan Tetangganya.

Pemerintahan-Politik

Di Magetan,Harga Minyak Goreng Curah Tembus Rp 23.500 Perliter.
error: