Home / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Jumat, 28 Januari 2022 - 08:08 WIB

HET Migor Dipatok Rp 14 Ribu, Disperindag Magetan Gencar Pengawasan

Pedagang Migor Di Area Pasar Sayur Magetan. ( Norik/MagetanToday)

Pedagang Migor Di Area Pasar Sayur Magetan. ( Norik/MagetanToday)

MAGETAN TODAY- Merespon terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 03 Tahun 2022, Tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyak goreng sebesar Rp 14 ribu per liter, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten gencar melakukan pengawasan disejumlah toko retail dan pasar tradisional di Kabupaten Magetan.

Selain pengawasan HET Minyak goreng (Migor), Disperindag Kabupaten Magetan bersama Disperindag Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur juga beberapa kali melaksanakan operasi pasar Migor diantaranya di Lapangan Kelurahan/ Kecamatan Panekan dan Parkir Timur Alun – Alun Magetan. ” Kita telah melaksanakan dua kali operasi pasar Migor untuk masyarakat dengan kuota 1.500 liter, kata Sucipto, Kepala Disperindag Kabupaten Magetan, melalui Dwi Ratna Wulansari, Pengawas Perdagangan Disperindag Kabupaten Magetan, Kamis (27/1).

Baca juga :   Ethek Lawu, Bikers Penjaja Sayur Khas Magetan.

Terkait masih adanya harga Migor diatas HET, Disperindag Kabupaten Magetan berpedoman pada Pasal 13 Permendag 03/2022 yang memberi batas waktu kepada satu bulan. ” Toleransi harga lama bagi tingkat pengecer dalam jangka waktu satu bulan setelah aturan ini ditetapkan,” jelas Dwi Ratna Wulansari.

Sementara temuan dilapangan, sejumlah pedagang masih menjual Migor kemasan dengan harga Rp 19 ribu – Rp 20 ribu per liter. ” Harganya Rp19,000 sampai Rp 20.000 bergantung dari mereknya, ungkap Suyatmi ( 62) pedagang Migor di Pasar Sayur Magetan, Kamis ( 27/1).

Baca juga :   Profil Nanik Sumantri Bacabup Perempuan Magetan

Kendati harga kulakan yang masih mahal, Suyatmi mengaku jika nanti mayoritas pedagang sudah menjual dengan harga HET dirinya akan menjual stok minyak yang belum habis dengan harga sesuai ketentuan Pemerintah meskipun harus menaggung kerugian. “ Jika tidak terjual semua, seandainya sudah mayoritas jualnya Rp14 ribu terpaksa ngikut aja. walaupun rugi, tapi ya gimana lagi,” keluhnya.

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Kejar Proyek Fiktif Baleasri, Penyidik Bakal Periksa Pejabat Pemkab Magetan

Pemerintahan-Politik

Sah, Bupati Naikan Tarif PDAM.

Peristiwa

GUIB Magetan Protes Puisi Diduga Lecehkan Islam.

Pemerintahan-Politik

UMK 2019, Pemkab usulkan Rp 1,6 Juta, Pemprov Sahkan Rp 1,7 Juta.

Peristiwa

Sampan terbalik, Santri Tewas Tenggelam.

Pemerintahan-Politik

Besaran Dana Kampanye, KPU Magetan Tawarkan Rp 19 Miliar

Peristiwa

Mimpi Widhi Angkat Derajat “Wong Cilik”

Pemerintahan-Politik

Edaran Gubernur dan UU Kesehatan Jiwa, Dicueki!
error: