MAGETAN TODAY – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan olahraga bagi siswa tingkat SD dan SMP.
Sekretaris Dinas Dikpora Magetan, Dian Astuti Purwandani, menyampaikan rangkaian acara telah dimulai sejak awal bulan, dimulai dengan parade drumband pada tanggal 3 Oktober, dilanjutkan dengan Lomba Cerdas Cermat tingkat SD/SMP, serta Lomba Pranatacara jenjang SMP sebagai bentuk pelestarian (nguri-nguri) bahasa dan budaya Jawa, 8 Oktober 2026.
Tidak hanya bidang akademis dan budaya, ajang olahraga juga menjadi fokus utama.
Tanggal 12 – 16 Oktober 2026, bertempat di GOR Magetan akan digelar turnamen bola voli antar-SD dan SMP se-Kabupaten Magetan.
” Kegiatan ini merupakan wadah untuk mengembangkan bakat dan minat anak-anak, khususnya di bidang olahraga. Harapannya, mereka tidak hanya menghabiskan waktu dengan bermain HP, tetapi juga lebih bersemangat, sehat fisik dan jiwanya, sehingga lahir generasi yang cerdas dan berprestasi hingga tingkat nasional,” ucap Dian Astuti, Senin (5/10).
Penyelenggaraan berbagai lomba ini juga menjadi tindak lanjut dari Surat Edaran terkait pembatasan penggunaan gawai bagi anak sekolah. Dengan mengalihkan perhatian siswa ke kegiatan positif, diharapkan ketergantungan pada gawai dapat berkurang.
Terkait dampak penggunaan gawai terhadap kesehatan mata pelajar, Dinas Dikpora bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), Bagian Kesra, serta klinik spesialis mata untuk melakukan pemantauan dan deteksi dini.
Para guru di berbagai wilayah sekolah juga telah dibekali pelatihan khusus untuk mendeteksi gejala gangguan penglihatan pada siswa secara dini.
“ Jika dalam proses deteksi dini ditemukan indikasi gangguan mata yang cukup serius pada siswa, guru akan mengarahkan agar anak tersebut segera diperiksa lebih lanjut ke Puskesmas terdekat,” tambahnya.
Melalui sinergi antara kegiatan fisik, pelestarian budaya, dan perhatian terhadap kesehatan fisik anak, Pemkab Magetan berharap dapat mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
“Insyaallah semoga di tahun-tahun berikutnya kami akan lebih banyak lagi menyelenggarakan lomba-lomba yang olahraga, biar anak-anak juga lebih banyak lagi yang hobi-hobinya bisa tersalurkan, misalkan bulu tangkis atau sepak bola, seperti itu,” harapnya.










