Home / Hukum & Kriminal / Peristiwa

Minggu, 1 Desember 2019 - 14:58 WIB

Pembuang Bayi Dikebun Pisang Diamankan Polisi.

Kondisi Bayi Laki-Laki Yang Dibuang Dikebun Pisang. (Norik/Magetan Today)

Kondisi Bayi Laki-Laki Yang Dibuang Dikebun Pisang. (Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Bayi laki-laki usia sehari, ditemukan warga dikebun pisang, tepatnya di Gang Sentono, Jalan Bali, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/ Kabupaten Magetan, Minggu (1/12).

Ketika ditemukan warga, bayi yang dibungkus sweater tersebut masih hidup, namun sebagian tubuhnya membiru, akibat dehidrasi. ” Saya awalnya hendak mencari daun pisang, kok curiga ada bungkusan kain, setelah saya lihat ternyata bayi,” kata Sari (30), warga setempat, Minggu (1/12).

Setelah melaporkan kepada Polsek Magetan dan Polres Magetan, bayi dibawa ke RSUD dr Sayidiman Kabupaten Magetan untuk diberikan perawatan Intensif, sebab tali pusar masih tersambung. ” Bersama petugas, bayi dibawa ke Rumah sakit umum, karena masih ada tali pusarnya,” ujar Kartiko, Ketua RT 10/ RW 03, Kelurahan Kepolorejo.

Tidak butuh waktu lama, perempuan berinisial AL (20), yang diduga pelaku pembuang bayi diamankan Polisi dari sebuah rumah Kos di Jalan Bali, Kelurahan Kepolorejo juga.

Karena kondisinya masih lemah, pelaku dibawa ke RSUD dr Sayidiman untuk mendapatkan perawatan. ” Kita berikan perawatan kepada yang bersangkutan,” ungkap AKP Sukatni, Kasat Reskrim Polres Magetan.

Dikatakan Sukatni, pelaku asli warga Kecamatan Panekan. Namun dalam keseharinya, tinggal dirumah kos, Gang Sentono, RT 04/08, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan. ” Kita amankan dari rumah Kos tersebut. Warga asli Kecamatan Panekan,” jelas Kasat Reskrim.

Pengakuan pelaku, bayinya dilahirkan pukul 05.00 Wib dikamar mandi, tanpa bantuan siapapun. Selanjutnya diletakan begitu saja di kebun pisang dengan dibungkus sweater. ” Lahirnya pukul 05.00 tadi, tanpa bantuan siapapun dikamar mandi,” pungkas AKP Sukatni.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Cabup – Cawabup Ogah Daftar Hari Pertama.

Hukum & Kriminal

Kejaksaan Berharap Kasat Reskrim Baru Rampungkan Kasus DLH.

Pemerintahan-Politik

Emil Janji Kawal Usahawan Muda Magetan

Pemerintahan-Politik

Surat Edaran Sebut ASN Magetan Tidak Ada Istirahat Kerja Selama Ramadhan, Kabag Ortala : Ada kekeliruan redaksi, akan kami perbaiki !

Kesehatan

Berantas TBC, Dinkes Galakan Gerakan 115

Pemerintahan-Politik

Direktur Baru Disambut Proyek Rp 8,2 Miliar.

Pemerintahan-Politik

14 Ribu Warga Magetan Pengangguran.

Pemerintahan-Politik

Pembukaan MPP Tunggu Perintah Bupati.
error: