Home / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Rabu, 22 November 2017 - 07:20 WIB

Fraksi- Fraksi Dewan Angkat Isu Tarif PDAM dan Lambatnya Penyerahan R-APBD Tahun 2018.

Jubir Fraksi PKB, Ratno, menyampaikan PU fraksi PKB

Magetan Today
Fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, menyoroti kinerja Eksekutif terkait berbagai permasalahan yang saat ini terjadi di Kabupaten Magetan.

Sejumlah polemik diangkat fraksi-fraksi DPRD Magetan dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi – fraksi atas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Magetan tahun 2018,Rabu ( 22/11).

Eksekutif jadi bulan- bulanan fraksi DPRD Magetan, mulai lambatnya penyerahan R-APBD ta 2018, molornya pengumuman tarif air minum, tingginya angka kemiskinan serta sejumlah persoalan lain yang kini terjadi di Kabupaten Magetan.

Catatan magetantoday, fraksi Karya Pembangunan Nurani (KPN), fraksi PAN, fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Demokrat serta Fraksi PKB melontarkan kritik tegas lambatnya kinerja eksekutif terkait penyerahan KUA PPAS dan R-APBD Magetan tahun anggaran 2018.

Juru bicara ( Jubir) fraksi PDI Perjuangan, Suyatno, mengatakan jika keterlambatan penyerahan KUA PPAS dan R-APBD tahun 2018 membuat legislatif kalang kabut.” Pembahasan mulai tingkat Komisi, Fraksi hingga Pansus terkesan  terburu- buru dan dipaksakan akibat lambatnya penyerahan KUA PPAS dan R-APBD oleh eksekutif,” ujar Politisi PDI Perjuangan tersebut.

Selain melontarkan pandangan umum lambatnya penyerahan KUA PPAS dan R-APBD, isu kenaikan tarif PDAM juga diangkat sejumlah fraksi DPRD Magetan. ” Saya tidak menemukan angka apapun di KUA PPAS dan R-APBD tahun anggaran 2018 terkait PDAM, apa yang dipikirkan saudara Bupati,” kata Ratman, Juru Bicara Fraksi KPN, Rabu (22/11).

Fraksi KPN mendesak Bupati segera mengumumkan nasib 68.394 rakyat Kabupaten Magetan yang menjadi pelanggan PDAM Lawu Tirta Magetan. ” Intinya hanya dua jawaban, setuju apa menolak,”  ungkap Ratman dihadapan Bupati Magetan dan hadirin sidang paripurna.

Bupati Magetan, Sumantri, menolak memberikan keterangan kepada wartawan, terkait PU fraksi DPRD Magetan atas kinerja eksekutif yang dinilai lamban.” No coment,” ucap Bupati singkat.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Driver Angdes Magetan Jadi Sopir Teladan Nasional

Kesehatan

Sterilkan Sarpras Publik, Kasatpol PP Kerahkan 8 Unit Mobil PMK.

Pariwisata

Andum Bolu Dialihkan Ke GOR Ki Mageti

Pemerintahan-Politik

Rencana PSDKU Unesa. Belum Kantongi MoU, SPRITI Butuh Kejelasan.

Pemerintahan-Politik

LIK Diduga Buang Limbah Ke Sungai Gandong, DLH Pertanyakan Ijin Bupati.

Pemerintahan-Politik

Terapkan AKB, Satpol PP Kumpulkan Pengelola Karaoke.

Peristiwa

Rumah Sumarjoko Dimasuki Pencuri.

Pemerintahan-Politik

Baru Dilantik, Dewan Sudah Terima Gaji Rp 24 Juta
error: