Home / Kesehatan / Peristiwa

Senin, 4 Februari 2019 - 17:24 WIB

2 Bulan 2 Nyawa Anak Melayang Karena Demam Berdarah.

Keluarga Aida Ramdhina Nafiah ( 7,5) berduka kehilangan Korban Akibat Demam Berdarah. ( Norik/Magetan Today).

Keluarga Aida Ramdhina Nafiah ( 7,5) berduka kehilangan Korban Akibat Demam Berdarah. ( Norik/Magetan Today).

Magetan Today
Periode Januari – Februari, dua anak di Kabupaten Magetan meninggal akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti pembawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.

Korban pertama Rasya Nindiez (9) warga Desa Sambirembe, RT 1/ RW 1, Kecamatan Karangrejo. Almarhum Rasya menghembuskan nyawanya 14 Januari lalu di RSUP dr, Soedono, Kota Madiun.

Korban kedua, Aida Ramdhina Nafiah (7,5) warga Desa Bangunasri, RT 8/ RW 2 Kecamatan Barat. Korban meninggal di RSIA Bhakti Persada, Kecamatan Barat, Minggu (3/2). Korban dimakamkan di TPU Desa setempat, Minggu (3/2) malam.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, sejak awal tahun 2019 hingga 4 Februari, jumlah penderita DBD yang dilaporkan mencapai 78 kasus, korban meninggal dunia 2 penderita.” Yang dilaporkan mencapai 78 kasus, dua penderita meninggal dunia,” kata Plt Kepala Dinkes Kabupaten Magetan, Furiana Kartini melalui Didik Setyo Margono, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinkes Magetan, Senin (4/2).

Bupati Magetan, Suprawoto, mengaku belum menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) atas serangan nyamuk Aedes aegypti yang telah merenggut dua anak di Kabupaten Magetan tersebut.” Jika harus KLB nanti kita tetapkan, karena penetapan KLB ada syaratnya,” ujar Suprawoto kepada Magetan Today.

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Berkas Korupsi Sampah DLH P-21.

Hukum & Kriminal

Kejari Magetan Teken MoU Dengan BRI Cabang Magetan.

Hukum & Kriminal

Nasabah BRI Di Magetan Resah.

Hukum & Kriminal

Kapolres Siapkan Kado Kasus Korupsi Untuk Kajari Baru.

Kesehatan

HKN Ke 56, Dinkes Magetan Bagi-Bagi Masker Ke Masyarakat.

Peristiwa

Truk Nyelonong Hantam RM Wijaya Di Tikungan Telaga Wahyu Magetan.

Pendidikan

Dinilai Ganjil,Puluhan Ijasah Alumni SD Unggulan Dikembalikan Ke Dikpora.

Hukum & Kriminal

Bupati Pegang Data ASN Jadi Makelar CPNS.
error: