Home / Berita Update / Kesehatan / Pendidikan

Selasa, 2 Maret 2021 - 15:22 WIB

7.741 Pendidik Diusulkan Vaksinisasi Covid-19.

Suwata, Kepala Dinas Dikpora Magetan  Menerima Vaksin Tahap Pertama. (Istimewa).

Suwata, Kepala Dinas Dikpora Magetan Menerima Vaksin Tahap Pertama. (Istimewa).

Magetan Today
Kurang lebih 7.741 Tenaga pendidik diajukan menerima vaksin anti Covid-19 dari Pemerintah oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan.

Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Magetan, Suwata, memastikan jika guru PAUD, SD dan SMP di Kabupaten Magetan telah diusulkan mendapat vaksinasi Covid-19. ” Sesuai data, kita mengajukan 7.741 tenaga pendidik dan kependidikan, mulai jenjang PAUD, SD dan SMP termasuk non PNS,” kata Suwata, Selasa (2/3).

Suwata berharap, seluruh tenaga kependidikan di Kabupaten Magetan seluruh jenjang dapat menerima vaksin agar jika sewaktu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dilaksanakan semua telah siap. ” Pembukaan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar.red) atas ijin Kepala daerah atas kajian tim gugus tugas, memang kalau Kemendikbud harapannya nanti kalau semua guru sudah divaksin PTM bisa dimulai, paling tidak awal tahun ajaran baru,” ungkap Kepala Dinas Dikpora Magetan.

Sementara itu, mengacu pada Instruksi Bupati Magetan Nomor 2 Tahun 2021, Tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19, kegiatan pembelajaran pelajar Magetan dilaksanakan sistem Daring (Dalam Jaringan) mulai 23 Februari hingga 8 Maret 2021. ” Kita patuh pada Instruksi Bupati Magetan, KBM sistem Daring,” pungkas Kepala Dinas Dikpora Magetan.

Berita ini 153 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Kadinsos : Isi BPNT Wajib Produk Pangan Lokal.

Berita Update

Disnaker Siapkan Rp 238 Juta Untuk Ivent Bursa Kerja.

Berita Update

Pandemi, THM Magetan (Tetap) Buka

Berita Update

ASN Magetan Terpapar Covid-19.

Berita Update

Pocadi Tutup Lagi, Masyarakat “Kecele”

Berita Update

THR Untuk ASN Magetan Cair.

Berita Update

Bupati Ajak Warga Doakan Arwah Pahlawan.

Berita Update

Hindari Tilang, 3.000 Warga Serentak Bayar Pajak.
error: