Home / Hukum & Kriminal / Peristiwa

Senin, 15 November 2021 - 11:21 WIB

Viral Video, Massa Vs Pemotor Di Jalan Tembus Magetan – Karanganyar.

Gambar Tangkapan  Layar Video. @magetantoday

Gambar Tangkapan Layar Video. @magetantoday

Magetan Today,
Viral video penghadangan massa pada rombongan pemotor dijagad media sosial (Medsos) Warga Kabupaten Magetan.

Menurut masyarakat yang menonton video berdurasi 20 detik tersebut, lokasi penghadangan diduga di jalan raya Magetan – Karanganyar sekitar Cemorosewu, ” Ini perbatasan Magetan – Karanganyar,” kata Nugroho (21) warga Magetan, Senin (15/11).

Dari video terlihat massa menghadang rombongan pemotor sambil membawa balok kayu. Bahkan ada pemotor yang terjatuh pada peristiwa tersebut.

Salah satu warga, Rahma (27) membenarkan jika video viral tersebut terjadi di dusun Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan. Menurutnya alasan warga nekat menghadang rombongan motor tersebut karena telah capek mendengar suara knalpot motor yang sangat bising. ” Berulang kali sudah diingatkan tapi tidak digubris. Harapan warga warga lebih sopan karena ini wilayah perumahan penduduk,” ungkapnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Magetan AKP Rudy Hidajanto mengatakan jika massa merupakan warga setempat yang terganggu suara knalpot brong rombongan pemotor yang melintas tersebut. ” Anak-anak yang pakai knalpot brong mengganggu telinga masyarakat,” tegas Kasat Reskrim Polres Magetan.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

HUT RI Ke-76, DPRD Gelar Paripurna Istimewa Terbatas.

Pemerintahan-Politik

Anggaran BTT Dikucur Rp 6 M Untuk Proyek RSD, Komisi C Langsung Sidak Lokasi.

Kesehatan

Antisipasi Klaster, Dewan Ingatkan Protkes Area Wisata.

Pendidikan

Bupati Magetan Kukuhkan Bunda PAUD Titik Suprawoto

Peristiwa

Kapolres Distribusi Daging Qurban Untuk Warga Terdampak Korona

Pemerintahan-Politik

Lelang Stadion Yosonegoro Gagal Lagi, Ketua : Akan Kita Panggil Dikpora dan ULP.

Pemerintahan-Politik

Perangi Rokok Ilegal, Magetan Kerahkan Ethek Lawu.

Pemerintahan-Politik

Klaim 2020 Tidak Ada Tunggakan, Uang Transport Honorer Disiapi Rp 4,4 Miliar.
error: