Home / Kesehatan / Peristiwa

Minggu, 15 Maret 2020 - 16:44 WIB

Cegah Corona, Sampel 18 Warga Magetan Dikirim Ke Jakarta.

Didik Setyo Margono, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinkes Magetan. ( Norik/Magetan Today)

Didik Setyo Margono, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinkes Magetan. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur bersama Dinkes Kabupaten Magetan mengambil sampel Swab dan Nasopharing sejumlah warga yang diketahui kontak langsung dengan korban meninggal akibat teriveksi Covid-19 atau Virus Corona, Minggu (15/3).

Data yang dihimpun Magetan Today ada 18 orang yang diambil sampelnya untuk dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, Jakarta. ” Ada 18 orang yang kita ambil sampel, hari ini kita kirim ke Balitbangkes, Jakarta,” kata Didik Setyo Margono, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinkes Magetan, Minggu (15/3).

Menurut Didik, belasan orang yang diambil sampel itu, sebagian besar sempat kontak langsung dengan almarhum. ” Sebagian kontak langsung dengan korban ketika dirawat,” jelasnya.

Dikatakan Didik Setyo Margono, ketika dimakamkan Rabu (11/3) malam, tetangga belum mengetahui penyebab kematian korban. ” Memang saat dimakamkan belum tahu penyebab kematian korban, berita tersiar hari Jumat (13/3) atau dua hari setelah pemakaman,” jelasnya.

Sebagai informasi, selain 18 orang warga Kabupaten Magetan yang diambil sampel oleh tim medis, satu warga Kabupaten Magetan menjalani isolasi di RSUD dokter Sudono Madiun karena suspect corona. Pasien adalah Istri dari korban Virus corona yang meninggal di RS Moewardi, Solo, Tengah, Rabu ( 11/3) lalu

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Harga Bola Beton Rp 675 Ribu Per Buah.

Pariwisata

Setelah Dikukuhkan, Ini Harapan Bupati Kepada Forkom Pokdarwis.

Pendidikan

Bupati “Bangga” Kemajuan SMK Yosonegoro.

Pemerintahan-Politik

Pendataan Keluarga 2021, Keluarga Bupati Suprawoto Yang Pertama Didata.

Peristiwa

Pendaki Meninggal Dipuncak Lawu.

Pendidikan

Dewan Minta Dinas Dikpora Respon Pembatasan Ponsel Pelajar SD

Pemerintahan-Politik

Studi Tiru, Pemkot Pasuruan Kunjungi MPP Magetan.

Pemerintahan-Politik

BKD : CASN Jangan Percaya Calo
error: