Home / Kesehatan / Peristiwa

Kamis, 28 Januari 2021 - 16:13 WIB

Dinkes Rampungkan Vaksinasi 2.790 Nakes.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Hari Widodo menyampaikan Laporan pada Kick Off Vaksinasi Covid-19 di Pendopo Surya Graha Magetan. ( Norik/Magetan Today).

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Hari Widodo menyampaikan Laporan pada Kick Off Vaksinasi Covid-19 di Pendopo Surya Graha Magetan. ( Norik/Magetan Today).

Magetan Today
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menargetkan pelaksanaan vaksinasi 2. 790 tenaga Kesehatan ( Nakes) rampung pada Minggu (31/1).

Vaksin anti Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah didistribusikan ke seluruh fasilitas kesehatan se-Kabupaten Magetan sejak Rabu (27/1) kemarin. ” Vaksin untuk Nakes telah dikirim ke rumah sakit serta Puskesmas se- Kabupaten Magetan,” kata dr, Hari Widodo, Kepala Dinkes Kabupaten Magetan, Kamis (28/1).

Dijelaskan Hari Widodo, Vaksinasi tahap pertama akan diterima oleh Nakes, sedangkan Tahap kedua diberikan pejabat pelayan publik, mulai DPRD, TNI, POLRI serta Guru. ” Tahap pertama Januari Maret, dilanjutkan Tahap selanjutnya April 2021 hingga Maret 2022,” jelas Kadinkes Magetan.

Vaksinasi diharapkan selesai dalam kurun waktu setahun dengan jumlah penerima lebih dari 70% agar tercipta herd immunity. ” Dinas kesehatan sangat berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk membantu pelaksanaan vaksinasi, karena harus selesai dalam kurun waktu satu tahun,” ujar Hari Widodo.

Pelaksanaan Vaksin Anti Covid-19 Kepada Nakes se- Kabupaten Magetan. (Istimewa Untuk Magetan Today).

Tahap pertama, Kabupaten Magetan menerima jatah 3.000 vaksin Sinovac. Selanjutnya dilaksanakan Kick Off Vaksinasi sejumlah tokoh perwakilan publik, mulai Sekda Magetan, Kapolres Magetan, Komandan Kodim 0804 Magetan, Kajari Magetan, Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan serta perwakilan organisasi profesi, mulai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Sejak pencanangan vaksinasi Tingkat Nasional pada 13 Januari lalu, dan dilanjutkan tingkat propinsi pada 14 Januari 2021, tidak ada laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang serius. ” Laporan KIPI paska vaksin anti Covid-19 hanya gatal- gatal dan pegalinu, kami harap masyarakat jangan takut,” pungkas dr, Hari Widodo.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Sedot APBD Rp 3,1 Miliar, Untuk Baju Baru ASN.

Peristiwa

Andakah Yang Kami Cari?

Peristiwa

(Vidio) Tiga Paslon Lolos Jadi Peserta Pilkada 2018

Pendidikan

Membanggakan, Bupati Magetan Terima Rekor MURI.

Hukum & Kriminal

Bertepatan HAKI, Kejaksaan Buka Kasus Korupsi.

Pemerintahan-Politik

Harga Migor Curah Masih Tinggi, Disperindag Magetan Gencar Operasi Pasar.

Hukum & Kriminal

Dua Makelar CPNS Dimutasi Ke Kecamatan

Kesehatan

Update Coronavirus Magetan, 4 PDP, 5 ODP.
error: