Home / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Kamis, 22 Agustus 2019 - 18:57 WIB

Warga Lansia Semangat Milih Pakai E-Voting

Warga Lansia Mengikuti Simulasi Pilkades e-Voting.

Warga Lansia Mengikuti Simulasi Pilkades e-Voting.

Magetan Today
” Gampang kok, mboten wonten susahipun “, ungkap Sardi, Warga Dukuh Nglemi, Desa Turi, Kecamatan Panekan ketika dikonfirmasi terkait simulasi e-voting Pemilihan Kepala desa (Pilkades) yant digelar didesanya oleh Pemkab Magetan, Kamis ( 22/8).

Kakek enam puluh lima tahun tersebut mengaku langsung paham ketika mendapatkan pemaparan dari petugas. ” Kulo remen kalian cara Niki , amargi lebih cepet , lebih gampil dari pada waktu coblosan pileg wingi”, tambah Sardi.

Pengakuan Sardi tersebut seakan menjawab apa yang menjadi kekwatiran sejumlah pihak terkait dengan pemakaian sistem e- Voting sejumlah desa pada Pilkades serentak 27 November mendatang.

Sebelumnya, e-Voting dikawatirkan akan mengabaikan hak para lansia karena kesulitan dalam menyalurkan hak pilihnya. Namun, dari beberapa simulasi pelaksanaan e-voting di sejumlah Desa yang telah berlangsung nampaknya menjawab keraguan tersebut.

Di desa Baron, Kecamatan Magetan, peserta simulasi mayoritas lansia, berumur diatas 65 tahun. Nyatanya dapat berjalan lancar dengan waktu yang relatif singkat. Durasi satu jam bisa mengakomodir 150 orang dengan memakai gambar buah-buahan sebagai pengganti photo calon Kepala Desa yang tentunya lebih sulit pengenalannya.

” Masyarakat sangat antusias terkait dengan pelaksanaan e-Voting, kekwatiran sejumlah pihak terkait partisipasi masyarakat yang berusia lanjut untuk bisa mengunakan sistem ini tampaknya perlu dipikir ulang,” kata Eko Muryanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Magetan, Kamis (22/8).

Disisi lain, mendekati Pilkades serentak Bupati Magetan, Suprawoto telah memerintahkan Kepala PMD Magetan serta Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) terkait, untuk lebih gencar memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya bagi desa pelaksana Pilkades sistem e-Voting.

” Saya yakin Masyarakat sangat menaruh harapan akan lahirnya pemimpin kapable yang dihasilkan dari proses demokrasi yang jujur dan bermartabat, melalui Pilkades serentak baik secara manual maupun e-Voting, saya akan menjahit mimpi mereka” Ungkap Bupati Suprawoto.

Bupati berharap, Magetan akan menjadi magnet bagi Kabupaten di Indonesia setelah sukses menggelar Pilkades serentak sistem e-Voting. ” Meski pada kesempatan Pilkades serentak hanya ada 18 desa yang mengunakan e-Voting, namun saya yakin sistem ini nantinya akan menjadi rujukan untuk beberapa pihak untuk diterapkan pada proses pemilihan kepala desa di tempat lain” tambah Bupati Magetan yang juga mantan Sekjen Kominfo RI tersebut.

Sebagai informasi, Pemkab Magetan siap melaksanakan pemilihan Kepala Desa serentak November mendatang. 184 desa akan menggelar Pilkades serentak baik Manual maupun elektronik-Voting. (Humas Protokol)

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Denda Rp 50 Juta Bagi Pejabat Pelanggar Perda KTR.

Pemerintahan-Politik

Bupati Hadiri Musda X Partai Golkar DPD Magetan

Hukum & Kriminal

Pemilik Toko ATK Akui Stempel Palsu.

Pemerintahan-Politik

Honorer Minta SK, DPRD dan Pemkab Takut UU 5/2014.

Kesehatan

Dua Positif Baru Dari Kecamatan Karas.

Pemerintahan-Politik

9 Jabatan Kosong Bakal Jadi Rebutan Ratusan Eselon III

Pemerintahan-Politik

Moh Choirul Anam Terpilih Jadi Dirut PDAM Lawu Tirta.

Peristiwa

Tiga Paslon Lolos Maju Pilkada
error: