Home / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Senin, 20 April 2020 - 12:22 WIB

Temboro Diisolasi, Tim Medis dan Warga Ponpes Bakal Rapid Test

Konferensi Pers, Bupati Magetan, Suprawoto Bersama Kapolres, Dandim 0804 dan Ketua DPRD Magetan di Gugus Tugas Covid-19 Magetan. ( Norik/Magetan Today)

Konferensi Pers, Bupati Magetan, Suprawoto Bersama Kapolres, Dandim 0804 dan Ketua DPRD Magetan di Gugus Tugas Covid-19 Magetan. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan bakal melakukan pembatasan Desa Temboro, Kecamatan Karas, menyusul kabar 43 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al – Fatah, warga negara Malaysia yang dinyatakan positif COVID-19 oleh Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM).

Pemkab Magetan juga akan melakukan rapid test seluruh warga Ponpes Al-Fatah mulai pengasuh hingga santri yang saat ini masih berada di Ponpes. ” Ustadz dan santri yang saat ini masih ada di Ponpes kita rapid test, desa juga akan kita isolasi,” kata Suprawoto, Bupati Magetan, Senin (20/4).

Dikatakan Bupati, saat ini masih ada 227 santri dari Malaysia di Ponpes Al- Fatah Temboro. Mereka akan menjalani rapid test oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan. ” Masih ada 227 santri dari Malaysia, akan kita lakukan rapid test, jika positif harus menjalani perawat di Rumah sakit,” ujar Suprawoto.

Menurut Suprawoto, Pemkab Magetan hanya melakukan pemeriksaan suhu dan kondisi tubuh puluhan ribu santri Ponpes Temboro sebelum pulang, sedangkan rapid test belum dilakukan karena ketersediaan rapid test. ” Kemarin hanya pemeriksaan suhu tubuh dan pemeriksaan badan, belum rapid test, karena keterbatasan alat (rapid test),” ungkap Bupati Magetan.

Disisi lain, Bupati Magetan juga telah koordinasi dengan kedutaan Malaysia di Jakarta serta Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) untuk penanganan santri dari Malaysia yang saat ini masih berada di Ponpes Al- Fatah Temboro. ” Selain Kedutaan Malaysia, kami juga sudah koordinasi dengan Kemenlu untuk penanganan ini,” pungkas Suprawoto.

Sebagai informasi, jumlah santri di Ponpes Al Fatah Temboro, Kecamatan Karas sebanyak 22.467. Selain berasal dari wilayah Nusantara juga berasal dari 12 Negara.

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Ahmad Kohir Peragakan 16 Adegan Ketika Membunuh Anak Kandungnya.

Peristiwa

Tambah 1 Dari Kecamatan Takeran, Jumlah Positif Korona 46 Kasus.

Pariwisata

Kerugian Kebakaran Sarangan Rp 200 Juta.

Kesehatan

Kejaksaan Bantu Kelancaran Pasokan Oxigen RSUD

Peristiwa

Waspada Bencana Alam, Dinkes Bentuk Brigade Siaga Bencana.

Kesehatan

Update COVID-19 Magetan : Positif Tambah 4, Meninggal 1.

Pemerintahan-Politik

Dinas Dukcapil Rampungkan Perekaman 99,8% Warga.

Peristiwa

Tukang Sound System Panjat Tiang Bendera Dalam Upacara Haksak Di Sumur Soco.
error: