Home / Peristiwa / Sport

Selasa, 27 November 2018 - 16:41 WIB

Tekuk SMAGA, SMAN 1 Karangjati Amankan Tiket Semifinal.

 Bomber SMAN 1 Karangjati Membendung Serangan SMAGA Magetan.

Bomber SMAN 1 Karangjati Membendung Serangan SMAGA Magetan.

Magetan Today
Mimpi tembus semi final turnament Volly Ball Indomaret – Golda Kategori Pelajar SMA/SMK se- Jawa Timur, harus dikubur tim volly putra SMA Negeri 3 ( SMAGA) Magetan.

Langkah SMAGA dihentikan tim volly putra SMA Negeri 1 Karangjati, Kabupaten Ngawi, dengan skor 3;1, pada partai perebutan tiket semi final, di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan, Selasa (27/11).

Tim tamu berhasil memaksa tuan rumah bermain 4 set, yakni (I)= 23 :25 (SMAN 1 Karangjati), (II)= 25:18 (SMAGA), (III) = 24 :26 ( SMAN 1 Karangjati) dan (IV)= 20 :25 ( SMAN 1 Karangjati).

Aristek tim volly putra SMAN 1 Karangjati, Agus Susanto, mengaku telah meraba kekuatan SMAGA Magetan. Sebab, kedua tim telah beberapa kali ketemu pada turnament volly ball. ” Kami beberapa kali bertemu, kami sudah tahu kekuatan tim volly SMAGA,” ungkap Agus Susanto, Selasa (27/11).

Agus bersyukur anak didiknya mampu melaju ke semifinal, sebab sejumlah pemain utama SMAN 1 Karangjati absen. ” Bomber kami absen, alhamdulilah kami lolos semifinal,” ungkap pelatih tim volly putra SMAN 1 Karangjati.

Terpisah, pelatih tim volly SMAGA Magetan, Budianto, mengakui jika tim lawan jeli melihat posisi pemain SMAGA yang berdiri lemah.” Ketika pemain kami lemah, mereka terus menekan untuk mendulang poin,” ungkap Budianto.

Meski tumbang di partai perebutan tiket semi final, Budianto, memuji permainan anak asuhnya yang bermain spartan menghadapi tim dari Kabupaten Ngawi tersebut. ” Anak – anak bermain bagus, kami akan berusaha berlatih lebih keras,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Joko Suyono : Purwodadi Layak Jadi Desa Wisata.

Kesehatan

Lagi, Empat Personil Satpol PP Positif Covid-19.

Peristiwa

DAS Madiun Meluap, Desa Ngelang Terendam.

Peristiwa

Santri Terseret Arus, Korban Masih Dilacak

Pemerintahan-Politik

14 Ribu Warga Pengangguran, Bupati Undang Puluhan Perusahaan

Pemerintahan-Politik

26 Ribu Anak Tidak Punya Akta Kelahiran?

Pemerintahan-Politik

Ketua Panwaskab : ASN Terlibat Kampanye Akan Kami Proses!

Peristiwa

Mbok Yem Mudik, Ditandu Dari Puncak Gunung Lawu.
error: