Home / Peristiwa

Rabu, 6 Maret 2019 - 17:56 WIB

DAS Madiun Meluap, Desa Ngelang Terendam.

Bupati Magetan,Suprawoto Memantau Langsung Bencana Banjir Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo. (Norik/Magetan Today).

Bupati Magetan,Suprawoto Memantau Langsung Bencana Banjir Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo. (Norik/Magetan Today).

Magetan Today
Daerah Aliran Sungai (DAS) Madiun yang melintas di Kecamatan Kartoharjo meluap. Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo tergenang air setinggi pinggang orang dewasa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan menyebut, kurang lebih 600 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir luapan DAS Madiun.” Ada 600 KK terdampak banjir didesa Ngelang,” Kata Fery Yoga Saputra, Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Magetan,Rabu (6/3).

Meski air sudah masuk rumah, namun warga Desa Ngelang memilih tetap bertahan dikediamanya.” Warga belum mengungsi,meski air sudah masuk rumah, pasokan listrik juga masih normal,” jelas Fery Yoga Saputra.

Bupati Magetan, Suprawoto, langsung melihat kondisi banjir didesa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo. Bupati memantau luapan air menggunakan LCR (Landing Craft Rubber) atau perahu karet didampingi BPBD Magetan.” Bapak Bupati Suprawoto memantau langsung kondisi desa Ngelang menggunakan perahu karet,” ujar Fery Yoga Saputra.

PemKab Magetan mendirikan pos lapangan dilokasi banjir untuk penanganan warga terdampak .” PemKab Magetan mendirikan Pos Lapangan diwilayah Desa Ngelang untuk penanganan warga terdampak banjir,” pungkas Fery Yoga Saputra.

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Budak Sabu Dibekuk Polisi, Termasuk Pasangan Kekasih ABG.

Pendidikan

19 Ribu Siswa SMP Surati Bupati

Pemerintahan-Politik

Tiap Hari, Pemkab Bagikan 500 Liter Susu Hangat.

Hukum & Kriminal

Kronologi Keji Pembunuhan Mbah Sukimin.

Kesehatan

RSUD Magetan Sediakan Kotak Saran dan Nomor Aduan Publik.

Pemerintahan-Politik

Bupati Lihat Langsung Proyek Disperindag.

Peristiwa

Gol Riza Fahlevi Selamatkan Muka Persemag

Hukum & Kriminal

Polres Magetan Bekuk AQ Alias Kancil, Kurir Narkoba !
error: