Home / Berita Update / Kesehatan

Sabtu, 6 Februari 2021 - 21:07 WIB

Ratusan Nakes Melepas Jenasah Sejawat Akibat Covid-19.

Ratusan Nakes Melepas Jenasah Almarhum Lahuri Di RSUD Magetan. ( Norik/Magetan Today)

Ratusan Nakes Melepas Jenasah Almarhum Lahuri Di RSUD Magetan. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Ratusan tim medis Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Dokter Sayidiman Kabupaten Magetan melepas jenasah Lahuri, Tenaga Kesehatan (Nakes) yang meninggal akibat terpapar Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19), Sabtu ( 6/2).

Pihak RSUD Magetan mengatakan jika Kepala Ruangan Nakula (Rawat Inap Penyakit Dalam) tersebut menghembuskan nafas terakhir setelah sepekan dirawat akibat Covid-19. ” Dirawat sejak 27 Januari,” kata drg. Ratnawati, Plt Kabid Pelayanan RSUD Dokter Sayidiman Magetan, Sabtu ( 6/2).

Pelepasan jenasah warga Kecamatan Kawedanan tersebut diiringi tabur bunga oleh ratusan Nakes RSUD Magetan. Bahkan, sejumlah Tim medis tidak kuasa menahan air mata ketika mengantar jenasah rekan sejawatnya tersebut. ” Almarhum adalah Nakes senior di RSUD Magetan,” jelas Ratnawati.

Data yang dihimpun, korban Meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Magetan periode Sabtu (6/2) sebanyak 144 termasuk Nakes RSUD Magetan tersebut. ” Laporan ke Propinsi hari ini 143, belum termasuk pak Lahuri, jika ditambahkan totalnya 144,” kata Didik Setyo Margono, Kepala bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinas kesehatan Kabupaten Magetan, Sabtu (6/2).

Berita ini 1,029 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

2.800 Pedagang Pasar Tradisional Diusulkan Suntik Vaksin.

Berita Update

THR Buruh, Disnaker Tunggu Kebijakan Pemerintah.

Berita Update

Kepala BKKBN Sematkan Pin MKK Bupati Suprawoto.

Berita Update

Sedan Accord Terjun Dari Jembatan

Berita Update

FH UI Berikan Binluh Hukum Kades se-Kecamatan Ngariboyo.

Berita Update

Kejaksaan Teliti Berkas Pembelian Mobil Jatah Dirut PDAM.

Berita Update

Pilkades Belotan Terancam Gagal

Berita Update

Kapolres & Kajari Dipecut Selesaikan Korupsi DLH.
error: