Home / Berita Update / Hukum & Kriminal

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 17:59 WIB

Rampok Toko Mas Bawa Bom Rakitan dan Samurai, Pelaku Dihajar Massa

Pelaku Dihajar Massa Didepan Toko Mas Dewi Sri, Tebon, Barat. (Norik/Magetan Today)

Pelaku Dihajar Massa Didepan Toko Mas Dewi Sri, Tebon, Barat. (Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Seorang laki – laki dihajar massa setelah merampok toko mas Dewi Sri, Desa Tebon, Kecamatan Barat, Sabtu (24/8).

Sejumlah saksi di TKP menyebut, pelaku membawa kaleng mirip bom rakitan serta sebilah samurai ketika merampok Toko Mas milik Muyoko tersebut. ” Saya lihat dia bawa samurai dan bom rakitan ditaruh diatas etalase, ” kata Lilis Susanti, saksi kejadian.

Nahas, setelah berhasil menggasak perhiasan dan uang tunai, pelaku yang akan meninggalkan toko emas berhasil dilumpuhkan massa. ” Ketika pelaku mau keluar, dia jatuh setelah dilempar batako oleh warga,” jelas Lilis kepada Magetan Today.

Pelaku tergolong nekat. Sebab ketika melakukan aksinya Toko Emas yang berjarak 100 meter dari Polsek Barat tersebut tengah ramai. ” Toko Ramai banyak pembeli, selanjutnya saya dengar suara dor…dor.., kemudian yang ada didalam toko lari semua,” ujar Wagimin, saksi mata kejadian.

Setelah berhasil dilumpuhkan oleh Massa, pelaku selanjutnya dibawa Petugas Polsek Barat. ” Setelah polisi datang pelaku dibawa,” ungkap Wagimin.
Hingga berita ini diturunkan, Polisi belum dapat memberikan keterangan terkait identitas Pelaku. ” Maaf mas, saya masih olah TKP dirumah pelaku,” ujar AKP Sukatni, Kasat Reskrim Polres Magetan.

Berita ini 313 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Sedot APBD Rp 3,1 Miliar, Untuk Baju Baru ASN.

Berita Update

Ganesha Gimbal Di Magetan Satu-Satunya Didunia.

Berita Update

Tidak Tahun 2023, Pilkada Magetan Digelar 2024.

Berita Update

Ketua DPRD : Kita Dukung Pemerintah Akhiri Covid-19.

Berita Update

Pansel Irit Bicara, Informasi Seleksi Direktur PDAM Terbatas.

Berita Update

Kejaksaan Geledah Kantor Desa Baleasri

Berita Update

Paska Pengesahan RUU TPKS, Puan Maharani Minta Presiden Kirimkan Surpres

Berita Update

Transaksi PRM Ditarget Rp 2 Miliar.
error: