Home / Hukum & Kriminal / Peristiwa

Kamis, 17 Januari 2019 - 17:57 WIB

Puas Habisi Nyawa Istri, Suami Melarikan Diri.

Tim Identifikasi Polres Magetan Olah TKP Rumah Korban. ( Norik/Magetan Today)

Tim Identifikasi Polres Magetan Olah TKP Rumah Korban. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Ida Winarsih (35), Warga RT 32/RW 05, Desa Getas Anyar, Kecamatan Sidorejo, tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk di bagian punggung dan pinggang.

Nyawa korban gagal diselamatkan oleh tim medis RSUD dr Sayidiman, ketika dilarikan ke Instalasi Rawat Darurat (IRD), Kamis (17/1) dinihari.

Korban diduga dianiaya oleh LJ (38), suaminya sendiri, yang kini menjadi buron Kepolisian Resor (Polres) Magetan. ” Setelah kita tanya saksi-saksi indikasi mengarah kepada suaminya LJ, yang baru pulang dari Kalimantan,” kata AKBP Muhammad Riffai, Kapolres Magetan, Kamis (17/1).

Polisi masih mendalami motif cek-cok Pasangan suami istri ( Pasutri) yang berujung penusukan hingga tewas oleh LJ kepada Ida Winarsih, istrinya sendiri. ” “Motifnya masih dalam penyelidikan,” ujar AKBP Muhammad Riffai kepada Magetan Today.

Diungkapkan Kapolres, suami korban, LJ (35), saat ini dalam pengejaran anggota Polres Magetan untuk dimintai keterangan terkait aksinya yang mengakibatkan istrinya meregang nyawa.” Suami korban pukul 03.00 Wib masih terlihat dirumah, namun ini tadi kita cek sudah tidak ada. Kita sudah tahu keberadaanya semoga segera terungkap,” ungkap Muhamad Riffai.

Dari Tempat Kejadian Perkara ( TKP) kediaman tersangka dan korban, polisi menemukan pisau, yang diduga digunakan untuk menusuk korban.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

DPM -PTSP Tempatkan Satgas Protkes Di MPP Magetan.

Hukum & Kriminal

Paman Tewas Dibabat Parang Keponakan.

Ekonomi & Bisnis

Axelflorist, Toko Bunga Laris Manis Di Magetan.

Pemerintahan-Politik

Pemilu 2019, Forkompimda “Sengkuyung Bareng” Ciptakan Magetan Aman.

Pendidikan

Sidak UNBK SMP,Bupati ;Siswa Harus Jujur!

Pemerintahan-Politik

Bupati Siapkan Perbup Pembatasan Sosial Temboro.

Peristiwa

Kapolres Sebar 60 Intel dan Ratusan Polisi.

Pemerintahan-Politik

Pencairan Insentif Nakes Covid-19, Ketua Dewan : Tidak Perlu Menunggu Selesai P-APBD.
error: