Home / Hukum & Kriminal / Peristiwa

Rabu, 22 Mei 2019 - 15:09 WIB

Kawanan Bandit Jateng Di Dor Polisi Magetan

Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Riffai, Merilis 4 Bandit Pembobol Toko Jakarta Jeans. ( Norik/Magetan Today)

Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Riffai, Merilis 4 Bandit Pembobol Toko Jakarta Jeans. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Kawanan penjahat spesialis bobol rumah dan toko lintas propinsi berhasil dibekuk tim reserse Polres Magetan.

Kelompok bandit dari Jawa Tengah ini, diamankan setelah membobol Toko Pakaian ” Jakarta Jeans” di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, 15 Mei lalu.

Polisi melumpuhkan dua tersangka dengan cara ditembak, karena berusaha lari ketika hendak ditangkap. ” Kami terpaksa menembak kaki tersangka, karena berusaha melarikan diri saat digrebek,” kata AKBP Muhammad Riffai, Kapolres Magetan, Rabu ( 22/5).

Para bandit tersebut yakni, Muktiyason (34) warga Dukuh Triteh, Desa Tambahrejo, RT 01/ 01, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Jadi Cahyono (19) Warga Desa Sukorejo, RT 07/ 03, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Adi Supriyanto (26), Warga Sukorejo, RT 06/ 03, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah serta Andi Aristian (27) warga Desa Nawangsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.  Satu tersangka yang masih diburu Polisi yakni, Afandi (32), warga Desa/ Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Kepada Kapolres, salah satu tersangka mengaku, sebelum membobol Jakarta Jeans, mereka berusaha membobol salah satu toko waralaba di wilayah Kecamatan Plaosan. Karena sirene toko meraung – raung, mereka lari tunggang-langgang. ” Kami gagal membobol Alfamaret atau Indomaret di Kecamatan Plaosan, karena sirene Toko berdering,” ungkapnya.

Kawanan ini memang sengaja beroperasi di wilayah Jawa Timur. Sebelum ke Kabupaten Magetan, mereka mencoba mencari mangsa di Kota Madiun. Karena tidak menemukan lokasi Kejahatan, para bandit ini memutuskan membobol toko di Kabupaten Magetan. ” Karena kami melihat Kabupaten Magetan sepi, kami memutuskan untuk beraksi di Magetan,” jelas Jadi Cahyono kepada Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Riffai.

Sebagai informasi, kelompok Jadi Cahyono, bukan orang baru di kejahatan pembobolan toko atau rumah. Mereka berulang kali keluar masuk penjara akibat kasus serupa.  Polisi menjerat para tersangka dengan pasal 363 KUHP Tentang Pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 9 Tahun penjara.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Cegah Corona, Bupati Magetan Terbitkan Instruksi.

Hukum & Kriminal

Rilis Kasus, Kapolres Kirim Pesan Para Pelaku Kejahatan

Pemerintahan-Politik

Temuan BPK, Lahan Aset Seluas 2,771,419 M2 Dikelola Tanpa Perjanjian

Peristiwa

Bupati Kerahkan Petugas Gabungan Buru PNS Kelayapan.

Peristiwa

Pujasera Ramadan Dipindah Ke Halaman Stadion Yosonegoro

Pariwisata

Disparbud Rintis Museum Sejarah

Kesehatan

Kabar Baik, 2 Warga Magetan Positif Corona Kembali Sembuh.

Pariwara

Ditjen Dukcapil Kunjungi Mal Pelayanan Publik.
error: