Home / Peristiwa

Jumat, 14 September 2018 - 17:57 WIB

Kasat Lantas Lempar Ide Pasang Rolling Barrier Di Jalan Tembus.

AKP Himawan, Kasat Lantas Polres Magetan.

AKP Himawan, Kasat Lantas Polres Magetan.

Magetan Today
Kelok tajam jalan tembus Magetan – Karanganyar, yang kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas membuat Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Himawan, berpikir keras.

Menurut Kasat, Rolling Barrier dapat menjadi solusi agar kendaraan tidak terjun ke jurang sepanjang Jalan tembus Jatim – Jateng tersebut.” Kita akan berupaya mencari solusi dijalur maut tersebut, salah satunya Rolling Barrier,” kata AKP Himawan, Jumat ( 14/9).

Upaya pemasangan Rolling Barrier akan ditempuh Kasat Lantas melalui komunikasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, sebagai penanggung jawab jalan tembus Magetan – Karanganyar. ” Kami akan koordinasi dengan Dishub Magetan serta Dishub Pemprov Jatim untuk pengadaan Rolling Barrier,” jelasnya.

Dijelaskan Kasat Lantas, jalur Sarangan – Cemoro Sewu merupakan jalur tengkorak rawan terjadi Laka Lantas. Selain kondisi jalan pegunungan yang dipenuhi kelokan tajam, sepanjang jalur minim rambu – rambu serta Penerangan Jalan Umum ( PJU). ” Jalur Sarangan – Cemoro Sewu rawan, apalagi minim PJU dan rambu- rambu,” pungkasnya.

View this post on Instagram

A post shared by Newsroom magetantoday (@newsroom_magetantoday) on

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Pilpres 2019, Logistik Linmas Dijatah Rp 360 Juta.

Pemerintahan-Politik

Seleksi Calon Dirum PDAM, Pansel Hanya Terima 3 Berkas Lamaran.

Peristiwa

Puluhan Gedung SD Tidak Terpakai Disiapkan jadi Karantina Pemudik.

Pariwisata

Bambang Jabat Kepala Disparbud, Ini Pesan Dewan Terkait Sarangan.

Pemerintahan-Politik

Staf Disparbud Ketar-Ketir

Kesehatan

Kejar Target 2.111 Peserta KB Baru.

Pendidikan

Pengabdian Kepada Masyarakat, Dosen Institut Ilmu Sosial Dan Manajemen STIAMI Jakarta Gelar Pelatihan Olahdata Dan Analisis Jalur Dengan Software JASP For Windows

Pemerintahan-Politik

Selusin Lebih Jabatan Kepala Dinas Kosong.
error: