Home / Pariwisata / Peristiwa

Minggu, 16 Juni 2019 - 17:26 WIB

Buntut Wisatawan Tenggelam, Pemkab Wacanakan ” Lifeguard” Di Sarangan

Obyek WisataTelaga Sarangan Kabupaten Magetan. ( Norik/Magetan Today).

Obyek WisataTelaga Sarangan Kabupaten Magetan. ( Norik/Magetan Today).

Magetan Today
Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan bereaksi terkait Kecelaan air (Laka air) di Obyek Wisata Telaga Sarangan, yang dialami almarhum Didik Supriyo, warga Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Kamis (13/6) lalu.

Petugas Keamanan Telaga Sarangan Semacam ” Lifeguard” akan dibentuk Pemkab Magetan dalam waktu dekat. ” Kami akan membentuk petugas keamanan khusus Wisatawan yang akan standby di Telaga Sarangan 24 jam,” kata Venly Nicholas, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan, Minggu (16/6).

Selain pengadaan petugas keamanan wisatawan, Pos pantau akan dibangun disejumlah titik area Telaga, agar dapat menjadi jujugan pengaduan jika terjadi potensi laka air. ” Kemarin sudah melapor ke bapak Bupati terkait Pos pantau, beliau berkenan,” ungkap Venly kepada Magetan Today.

Menurut Venly, Sumber Daya Manusia (SDM) petugas ” Lifegfuard” akan melibatkan warga area Telaga Sarangan. Agar pengawasan lokasi lebih maksimal. ” Mereka harus Standby dilokasi, jika terjadi sesuatu, cepat dilakukan evakuasi, tidak nunggu lama karena petugas tidak ada dilokasi,” jelasnya.

Sebagai informasi, peristiwa laka air yang terjadi di Obyek Telaga Sarangan sempat membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Magetan meradang. Legislator menuding Pemkab Magetan teledor karena hingga kini belum memiliki ” Lifeguard” di kawasan wisata andalan Kabupaten Magetan tersebut.

Share :

Baca Juga

Pariwisata

Teror Tidak Pengaruhi Kunjungan Wisata.

Pemerintahan-Politik

Joko Suyono Mundur, Karmini Duduki Kursi Ketua Dewan.

Hukum & Kriminal

Ratusan Mamin Kadaluarsa Dimusnahkan

Pemerintahan-Politik

Pendemi Korona, Layanan Perijinan Tetap Jalan.

Hukum & Kriminal

Polisi Olah TKP Kolam SGJ, Simak Pengakuan Mengerikan Penjaganya!

Pemerintahan-Politik

16 Pasar Tradisional Ditarget Berlebel SNI.

Hukum & Kriminal

Polisi Bekuk Pasutri Pengedar Upal

Pendidikan

F.EB UNPATTI Ambon Teken PKS dengan CV. ODIS.
error: