Home / Berita Update / Kesehatan

Selasa, 15 September 2020 - 17:48 WIB

Antisipasi Klaster Covid-19, BKD Perketat Protokol Kesehatan SKB

Petugas Memperbaiki Tandon Air Yang Bocor Untuk Cuci Tangan Peserta SKB. ( Istimewa).

Petugas Memperbaiki Tandon Air Yang Bocor Untuk Cuci Tangan Peserta SKB. ( Istimewa).

Magetan Today
Panitia pelaksana seleksi daerah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Magetan menerapkan protokol kesehatan ketat pada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) 17 – 20 September mendatang.

Sejak awal, peserta SKB diminta isolasi mandiri selama 14 hari sebelum hari pelaksanaan. ” Kami berharap tidak ada yang positif Covid-19 sampai selesai SKB,” kata Masruri, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Magetan, Selasa (15/9).

Menurut Kepala BKD, hingga kini pihaknya tidak mendapatkan laporan dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 ada peserta SKB positif Covid-19. ” Belum ada laporan,” jelas Masruri.

Pun, BKD Kabupaten Magetan tidak mewajibkan 974 peserta SKB di SMKN 1 Magetan menyertakan Rapid Test. ” Tidak ada,” ungkap Masruri kepada Magetan Today.

Upaya BKD Magetan agar SKB mendatang tidak menjadi Klaster penyebaran Covid-19, Panitia pelaksana seleksi daerah menerapkan disiplin ketat para peserta. ” Pelaksanaan protokol kesehatan penanganan Covid 10 secara disiplin,” ujar Kepala BKD Magetan.

Agendanya, SKB akan dilaksanakan dalam tiga tahap setiap hari mulai 17 hingga 20 September 2020. Setiap sesi akan diikuti 100 peserta. ” Tanggal 21 kita sediakan untuk peserta susulan,” pungkas Masruri.

Berita ini 147 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Kepala OPD Pelanggar Perda KTR, Viral Di Kalangan Legislator

Berita Update

Sewakan Kamar Diduga Untuk Mesum, Mami Dibekuk Polisi.

Berita Update

Pegawai “Tempo Doloe” Layani Pemohon Ijin

Berita Update

Polisi Bubarkan Konvoi Di JT.

Berita Update

Perusahaan Wajib Bayar THR Buruh.

Berita Update

Dua Makelar CPNS Dimutasi Ke Kecamatan

Berita Update

Gasak 178 Celana Levis, Pelaku Bawa Kabur CCTV Jakarta Jeans.

Berita Update

Disnaker Siapkan Proyek BLK Rp 2 Miliar.
error: