Home / Kesehatan / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Senin, 16 Maret 2020 - 11:14 WIB

Pemkab Harap Masyarakat Selektif Terima Berita Corona

Magetan Today
Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan meminta masyarakat selektif menerima informasi terkait Covid -19 atau Virus Corona, khususnya di Kabupaten Magetan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan merupakan sumber informasi resmi perkembangan Virus Corona di Kabupaten Magetan.

” Kami berharap publik selektif dalam menerima informasi terkait Virus Corona, informasi resmi akan disampaikan oleh Dinas Kesehatan, ” kata Didik Setyo Margono, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinkes Magetan, Senin (16/3).

Didik memastikan, tidak ada warga Kabupaten Magetan yang meninggal akibat terinveksi Virus Corona hingga saat ini. ” Semua masih dalam tahap Isolasi. Sampel 18 warga masih dalam pemeriksaan Balitbangkes Kementrian Kesehatan, ” jelas Didik Setyo Margono.

Terkait, korban Corona yang dimakamkan di Kabupaten Magetan, almarhum tidak terinveksi di Kabupaten Magetan dan tercatat sebagai warga Solo, Jawa Tengah.

” Memang dimakamkan di Kabupaten Magetan, namun tidak terinfeksi di Kabupaten Magetan,” pungkas Kabid P2PTM Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan.

Sementara itu, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona, Pemkab Magetan meliburkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa PAUD hingga SMP di Kabupaten Magetan, mulai 16 Maret – 29 Maret 2020.

Pemkab Magetan juga membatalkan sejumlah kegiatan dengan konsentrasi massa paska heboh virus Corona.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

4 Kabag Naik Kelas Jadi Kepala Dinas.

Pemerintahan-Politik

Pimpinan Dewan Ziarah Makam Leluhur dan Bagikan Sembako.

Peristiwa

Ular Sanca 3 Meter Gegerkan Warga

Pemerintahan-Politik

TMMD Magetan 2019, TNI Persembahkan Jalan 2,1 Km Untuk Warga Poncol.

Pendidikan

disaksikan Bupati, 2.500 Anak PAUD Lukis Caping

Pemerintahan-Politik

Begini Cara Lapor Bencana Lewat Aplikasi BPBD Magetan

Hukum & Kriminal

Sewakan Kamar Diduga Untuk Mesum, Mami Dibekuk Polisi.

Pendidikan

19 Ribu Siswa SMP Surati Bupati
error: