Home / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Minggu, 29 Desember 2019 - 13:14 WIB

Bupati Bangga Petani Krajan Punya Pengolah Padi Modern.

Bupati Suprawoto dan Wabup Nanik Sumantri Meresmikan SP3T Didesa Krajan, Kecamatan Parang. ( Norik/Magetan Today)

Bupati Suprawoto dan Wabup Nanik Sumantri Meresmikan SP3T Didesa Krajan, Kecamatan Parang. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Bupati Magetan, Suprawoto, mengaku bangga dengan capaian petani di desa Krajan, Kecamatan Parang, dengan pembangunan Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T) yang mampu menampung 10 ton padi.

Suprawoto berharap, prestasi yang dicapai Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan) Sejahtera Desa Krajan, dapat menular ke Gapoktan lain di Kabupaten Magetan.” Melalui peralatan ini, hasil panen petani langsung dikemas jadi beras premium, hasilnya akan lebih mahal dan kesejahteraan petani kita akan terjamin,” kata Bupati Magetan, Sabtu (28/12).

Sebagai informasi, Bupati Magetan datang langsung ke desa Krajan, Kecamatan Parang untuk meresmikan SP3T Gapoktan Sejahtera. Bupati diterima Kades Krajan, Mujiono, Ketua Gapoktan Sejahtera, Samsuri serta Tokoh Masyarakat Krajan, Arif Mustofa.

Kepada Bupati Magetan, Arif Mustofa, mengaku berterima kasih atas kehadiran Bupati Suprawoto ke desa Krajan yang berada jauh dari pusat Kota Magetan. ” Perhatian bapak kepada warga sangat luar biasa, kami sangat berterima kasih atas kehadiran bapak Bupati, ibu Wakil bupati serta Kepala OPD yang mendampingi,” ujar Arif Mustofa.

Dihadapan Bupati Suprawoto dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Hergunadi, Arif Mustofa mengaku bangga jalan Kabupaten yang melintas di Desa Krajan sangat mulus karena menggunakan Asphalt goreng (Hotmix). ” Jujur saya senang sekali pak, Jalan desa kami sekarang mulus karena pakai Asphalt goreng,” ujarnya.

Kades Krajan, Mujiono, mengaku pembangunan SP3T Gapoktan Sejahtera dibangun di lahan seluas 1.000 M3 yang merupakan lahan gabungan dari Kas desa serta aset Gapoktan. ” Anggaranya Rp 2,3 Miliar, hibah dari Kementrian Pertanian Tahun 2019,” ungkap Kades 3 periode tersebut.

Menurut Ketua Gapoktan Sejahtera Desa Krajan, Samsuri, kapasitas produksi SP3T mampu mengolah padi menjadi beras premium maksimal 10 ton dan minimal 6 ton. ” Kita mampu mengolah padi menjadi beras maksimal 10 ton,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Bupati Minta Warga Magetan Tidak Takut Vaksin.

Kesehatan

Tenaga Medis Tertular Covid-19, Dinkes Minta Warga Jujur Ketika Ditraking.

Kesehatan

Kapolda Jatim : Magetan Sudah Turun Ke Level 3.

Pemerintahan-Politik

Pemkab Sumbang SiLPA Rp 238 Miliar.

Pariwisata

Disparbud Magetan Kejar Target PAD Rp 12, 5 Miliar.

Hukum & Kriminal

Dinilai Terlalu Ringan, JPU Banding Vonis Terdakwa Dana Hibah Panwaskab.

Peristiwa

Kabar Nanik Sumantri Maju Pilkada, Bupati Sumantri : Sampek Sekarang Belum Minta Ijin Ke Saya

Pemerintahan-Politik

Bollard Tak Terawat, DPRD Magetan Pastikan Panggil SKPD Penanggung Jawab.
error: