Home / Hukum & Kriminal / Peristiwa

Selasa, 7 Januari 2020 - 16:34 WIB

Kapolres Baru Diwarisi Kasus Korupsi DLH.

AKBP Festo Ari Permana, Kapolres Magetan. ( Norik/Magetan Today)

AKBP Festo Ari Permana, Kapolres Magetan. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana, diwarisi kasus korupsi Program Kali Bersih (Prokasih) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan oleh AKBP Muhammad Riffai yang mutasi ke Bareskrim Mabes Polri.

Muhammad Riffai meninggalkan sejumlah tersangka kasus korupsi Prokasi DLH Kabupaten Magetan Tahun 2013-2014 yang belum dilimpahkan ke Kejari Magetan. ” Penuntasan kasus korupsi DLH akan dilanjutkan oleh Kapolres Magetan yang baru,” kata Muhammad Riffai, Selasa (7/1).

Dikatakan Muhammad Riffai, dirinya telah merampungkan dua berkas tersangka korupsi Prokasih DLH Kabupaten Magetan, Daduk Agustyanta dan Naning Supiyah pada 27 Desember lalu. ” Dua tersangka telah kita limpahkan ke Kejari Magetan, sisanya akan diselesaikan Kapolres baru,” ujarnya.

Kapolres Magetan, AKBP Festo Ari Permana, mengaku akan melanjutkan pekerjaan yang telah diawali oleh Muhammad Riffai, termasuk penuntasan kasus korupsi. ” Akan kami lanjutkan apa yang telah diawali oleh Bapak Riffai,” jelasnya.

Menurut Festo Ari, Kabupaten Magetan merupakan wilayah kondusif selama dalam kepemimpinan Muhammad Riffai, dirinya akan meniru dan mengembangkan apa yang telah dilakukan oleh Muhammad Riffai selama menjadi Kapolres Magetan. ” Kabupaten Magetan sangat Kondusif dibawah kendali Bapak Muhammad Riffai, akan kami tiru dan kami lanjutkan program beliau,” pungkas Kapolres Magetan.

Sebagai informasi, Muhammad Riffai akan menduduki jabatan baru Kasubbagrenmin Dittipidkor Bareskrim Polri, sedangkan Festo Ari Permana sebelumnya menjabat Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jatim akan menjabat Kapolres Magetan.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Status 113 Calon Pegawai RSUD Belum Aman!

Pariwisata

Penutupan Obyek Wisata dan Karaoke Diperpanjang

Hukum & Kriminal

Tajamnya Taring Kejaksaan Tahun 2019.

Peristiwa

Versi Puskakom, Suara Masuk 86%, ProNa Unggul 43.48%

Peristiwa

Sosok Kartini Tangguh Di Pasar Sayur Magetan.

Pemerintahan-Politik

Lambat Terbitkan KIA, Ini Alasan Kepala Dukcapil Magetan.

Hukum & Kriminal

Beli HP, Dinas KB Sedot Dana Rp 196 Juta.

Pendidikan

Nilai UN Dirilis, Pelajar Magetan Kokoh Di 10 Besar Jatim.
error: