Home / Peristiwa

Kamis, 27 Februari 2020 - 16:44 WIB

Gandeng Kemenperin, Disperindag “Cetak” Warga jadi Pengusaha Sukses.

Dodol Susu Hasil olahan peserta Bimtek Kemenperin dan Disperindag. ( Norik/Magetan Today).

Dodol Susu Hasil olahan peserta Bimtek Kemenperin dan Disperindag. ( Norik/Magetan Today).

Magetan Today
Produksi susu sapi yang melimpah di Kabupaten Magetan mulai digarap serius oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan.

Bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan menggelar pelatihan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) salah satunya pengolahan susu sapi.

Harapanya, susu sapi produksi peternak Kabupaten Magetan dapat dipasarkan dalam bentuk lain, salah satunya dodol susu sapi. ” Para peserta diberikan pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar susu sapi, salah satunya dodol ini,” kata Sucipto, Kepala Disperindag Kabupaten Magetan, Kamis (27/2).

Kepala Disperindag Kabupaten Magetan, Sucipto, Ketika Membuka Bimtek. ( Istimewa)

Sejak Selasa (25/2) kemarin, peserta pelatihan yang berasal dari Kelompok Usaha Bersama (KUBE) se- Kabupaten Magetan digembleng oleh tim dari Kemenperin RI, mulai bahan baku, Packaging hingga pemasaran produk UMKM tersebut. ” Kita laksanakan selama 4 hari, mulai selasa hingga Jumat besok,” jelas Kepala Disperindag Kabupaten Magetan.

Bagi Sucipto, kegiatan ini selaras dengan angan – angan Bupati Magetan, Suprawoto, untuk membangun wisata kampung susu dilingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, yang diketahui sebagai sentra peternak sapi dengan produksi susu melimpah. ” Lingkungan Singolangu akan menjadi wahana wisata kampung susu, sesuai ide bapak Bupati, dengan keterampilan yang didapat hari ini akan sangat bermanfaat kedepannya,” jelasnya.

Peserta Pelatihan Mengolah Susu Jadi Dodol. (Norik/Magetan Today)

Sebagai informasi, Kabupaten Magetan saat ini memiliki populasi 400 ekor sapi dengan produksi susu sebanyak 3 ribu liter perhari. Sedangkan wilayah pengembangan populasi berada Lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan.

Terkait pelatihan UMKM dengan Kemenperin di Sarangan, Disperindag Kabupaten Magetan menyiapkan tiga usaha berbeda diantaranya, Pengolahan Pangan dan Kulit, Logam dan Bahan Bangunan serta Hasil Hutan dan Kerajinan. ” Total peserta 60 orang, tiap usaha kurang lebih 20 orang pelaku usaha UMKM,” ujar Yosep, perwakilan rekanan Kemenperin RI.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Jabatan Sumantri Selesai, Nasib Peserta Lelang Jabatan Semakin Tidak Jelas.

Hukum & Kriminal

Polisi Tindak Tambang Ijin Kadaluarsa.

Pemerintahan-Politik

Cegah BLT Salah Sasaran, NIK dan Nama Penerima Diumumkan Terbuka.

Pemerintahan-Politik

Alat e-Voting Rp 4,3 Miliar Ditawar 2 Rekanan, Sekda Yakin Lancar!

Pemerintahan-Politik

Hibah APBD Rp 8,2 Miliar, Disnakan Mengaku Salah Input Data.

Pemerintahan-Politik

Kasda Magetan Dapat Setoran Rp 539 Juta.

Kesehatan

PDP Meninggal Dari Kecamatan Barat Positif Corona.

Pemerintahan-Politik

Proyek KSL Disnakan Diajukan Tambahan Dana Rp 2 Miliar.
error: