Home / Hukum & Kriminal / Peristiwa

Selasa, 12 Januari 2021 - 16:36 WIB

Dugaan Rasuah PUAP, Potensi Tersangka Massal.

AKP Riyan Wira Raja Pratama, Kasat Reskrim Polres Magetan. ( Norik/Magetan Today)

AKP Riyan Wira Raja Pratama, Kasat Reskrim Polres Magetan. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Penyidik Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor) Polres Magetan terus memperdalam penyelidikan dugaan korupsi Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) Tahun 2008-2015 senilai Rp 23 Miliar.

Diprediksi jumlah tersangka dalam program Rp 100 jutaan yang mengalir kepada 230 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se- Kabupaten Magetan akan massal. ” Sudah mengerucut namun belum kita tetapkan tersangka, jumlahnya 4 namun bisa bertambah,” kata Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana melalui Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Riyan Wira Raja Pratama, Selasa (12/1).

Untuk membongkar dugaan rasuah program PUAP Kabupaten Magetan hingga kini terus memeriksa saksi, baik dari Kelompok tani (Poktan) maupun petugas yang membidangi PUAP ditingkat Kecamatan. ” Poktan – poktan kita periksa bersama petugas ditingkat Kecamatan,” jelas AKP Riyan Wira Raja Pratama.

Sebagai informasi, kasus dugaan penyelewengan PUAP memanas mulai awal Oktober 2020. Sejumlah Poktan hingga Kecamatan secara marathon dimintai keterangan Penyidik Tipikor Polres Magetan.

Hingga akhir 2020, Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Riyan Wira Raja Pratama memastikan telah mengantongi nama – nama calon tersangka perkara ini. ” Ada 4 nama yang kami kantongi,” ujar Riyan Wira Raja Pratama kepada Koran Memo, 22 Desember 2020.

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Sampaikan Aspirasi, GUIB Magetan Disambut Hangat Kajari.

Pemerintahan-Politik

Bappilu Golkar Magetan Dikukuhkan, Ini Target Pileg 2019.

Pendidikan

Bupati Jadi Guru SDN Unggulan, Ini Yang Diajarkan Ke Siswa!

Hukum & Kriminal

Pejabat Tersangka Korupsi Sampah Masih Aktif.

Peristiwa

Dinas PUPR Rehabilitasi 3Km Trotoar Ramah Anak.

Peristiwa

Magetan Waspada Bencana Hidrometeorologi.

Kesehatan

Dipamiti Anak Jadi Relawan Corona, Hati Bupati Campur Aduk.

Pendidikan

Alhamdulilah, Dinda Kembali Sekolah
error: