Home / Peristiwa

Senin, 21 Maret 2022 - 17:08 WIB

Surati Bupati Magetan Wanita Tunanetra Minta Keadilan.

Rini Darwati didampingi anaknya mengirim surat kepada Bupati Magetan. ( Tim Redaksi MagetanToday).

Rini Darwati didampingi anaknya mengirim surat kepada Bupati Magetan. ( Tim Redaksi MagetanToday).

MAGETAN TODAY– Ibu Rumah Tangga (IRT) penyandang Tunanetra, Rini Darwati (45), warga RT 10 / RW 3, Desa Panggung Kecamatan Barat mendatangi Kantor Sekretariat daerah (Setda) Kabupaten Magetan, Senin (21/3).

Dengan digandeng anak pertamanya, Dafa Pramadya (16) janda dengan dua anak tersebut, ingin mengadukan permasalahanya kepada Bupati Magetan Suprawoto karena telah patah arang selalu merasa dipermainkan oleh sejumlah oknum.

Diuraikan Rini Darwati, dirinya memiliki sebidang tanah didesa Panggung Kecamatan Barat yang hendak di kontrak oleh perusahaan penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) dan peralatan kendaraan bermotor. Namun rencananya tersebut berkali – kali terganjal oleh sejumlah oknum.

Baca juga :   Bupati Sumantri Nyanyi Lagu Kangen Magetan.

” Semua perintah ibu Kepala desa sudah saya lakukan, mulai ijin lingkungan RT, RW hingga diminta sungkem ke seluruh pemilik mini POM desa Panggung termasuk minta rekomendasi ke PLN, tapi tetap saja tidak mau mengijinkan, saya jadi bingung sendiri,” kata Rini Darwati, Senin (21/3) dilansir dari jatimnesia

Bahkan, Rini Darwati mengaku pernah disuruh keluar dari ruangan Kecamatan ketika hendak mengadu ke Kantor Kecamatan Barat atas permasalahanya tersebut. ” Bukanya mendapat keadilan tapi saya merasa mendapat pelecehan, karena saya disuruh keluar, dengan alasan tidak butuh ibu, ini ruang kecamatan, ini kantor camat, saya merasa dilecehkan. Seharusnya sebagai pejabat ketika saya sebagai rakyat saya mengadu ya diperhatikan bukan dilecehkan, ” ungkap Rini Darwati sambil nangis.

Baca juga :   10 Kecamatan Di Magetan Terpapar Wabah PMK.

Rini Darwati berharap, Bupati Magetan Suprawoto memberikan kebijaksanaan kepada dirinya dan keluarganya atas permasalahan perijinan didesanya tersebut. ” Seluruh berkas sudah saya ajukan kepada pak Bupati, karena saya seorang diri mengurus keluarga, saya nekat memberanikan diri kepada pak bupati, karena betul – betul dirugikan atas tanah saya tersebut,” pungkas IRT yang berprofesi sebagai tukang pijat tersebut.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Wajah Infrastruktur Magetan Selatan.

Peristiwa

(Vidio) Satpol PP Kirim SP 2 Kafe dan Warem Desa Malang

Pariwisata

Disparbud Magetan Siap-Siap Sambut Libur Lebaran.

Kesehatan

2.800 Pedagang Pasar Tradisional Diusulkan Suntik Vaksin.

Pemerintahan-Politik

Sanksi Berat ASN Bolos Hari Pertama Kerja.

Pemerintahan-Politik

Pj Sekda Pekan Ini Dilantik?

Peristiwa

Terpisah 24 Tahun, Alumni SD Tambakromo Gelar Reoni Penuh Berkah.

Pemerintahan-Politik

Solidaritas Sejawat Gugur, Ribuan Perawat Magetan Kenakan Pita Hitam.
error: