Home / Berita Update / Pemerintahan-Politik / Polemik

Jumat, 10 April 2020 - 16:15 WIB

Sambut Pemudik, Bupati Terbitkan Surat Edaran.

Pemudik Mendapat Pemeriksaan Tim Medis. (Istimewa).

Pemudik Mendapat Pemeriksaan Tim Medis. (Istimewa).

Magetan Today
Bupati Magetan, Suprawoto, mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait peran desa saat menyambut gelombang pemudik yang nekat pulang kampung meski telah dihimbau untuk menunda.

Melalui SE nomor 414/732/403.109/2020, Bupati Magetan mengatur penyiapan ruang Isolasi untuk pemudik guna mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dijelaskan dalam edaran yang diteken Bupati Suprawoto tanggal 8 April 2020 tersebut, meminta Kepala desa (Kades) dan Lurah menyiapkan kantor balai desa, gedung kosong, rumah penduduk kosong hingga bangunan Sekolah Dasar (SD) tidak terpakai untuk isolasi pemudik.

Bupati juga menegaskan, akomodasi dan kosumsi pemudik selama 14 hari adalah tanggung jawab keluarga yang dituju. Selain itu, pemudik juga diberikan tanggung jawab kebersihan ruang isolasi termasuk area MCK.

Selama masa isolasi, Pemkab Magetan hanya bertanggung jawab pada Makanan dan Minuman (Mamin) petugas yang telah ditentukan.

Surat Edaran Bupati Magetan Untuk Menyambut Pemudik. ( Istimewa).

Pelaksana tugas (Plt) Kabag Humas dan Protokol Pemkab Magetan, Saif Muchlisun, mengaku saat ini desa dan kelurahan di Kabupaten Magetan telah melaksanakan SE Bupati Magetan. ” Sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati, para Kades dan Lurah sudah mulai melaksanakannya. Desa serta Kelurahan juga telah membentuk gugus tugas penanganan Covid-19,” kata Saif Muchlisun, Jumat (10/4).

Dikatakan Saif Muchlisun, sudah ada pemudik yang menempati ruang isolasi yang disediakan oleh Pemerintah desa (Pemdes) maupun Pemerintah Kelurahan. ” Saat ini sudah banyak pemudik yang sementara waktu tidak kumpul dulu dengan keluarga, namun menempati ruang isolasi sesuai edaran tersebut,” ujar Kabag Humas Pemkab Magetan.

Kabag Humas Pemkab Magetan tetap menghimbau, warga Magetan yang saat ini berada ditanah rantau untuk menunda rencana mudik, menunggu kondisi Kabupaten Magetan kembali kondusif. ” Bapak Bupati Suprawoto sangat berharap, saudara – saudara kami yang diperantauan untuk menunda mudik, kita sabar menunggu Kabupaten Magetan kembali seperti semula, ” pungkas Saif Muchlisun.

Berita ini 979 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

29 Juni, Mal Pelayanan Publik Kembali Beroperasi.

Berita Update

Beber Aturan Hukum, Kasatpol PP Surati Bupati

Pemerintahan-Politik

Stadion Masih Penuh Sampah, Kadin Dikpora : Magetan Mau Jadi Apa?

Berita Update

Gonjang – Ganjing Hanura Magetan, Tikno Bantah Dirinya Dipecat.

Berita Update

Revolusi Industri 4.0, Bupati “Cambuk” Koperasi Miliki Daya Saing.

Berita Update

Polemik Pedagang Pasar Sayur, Dewan Minta PemKab Terapkan Perda Sapujagat

Berita Update

DPM-PTSP Gencar Monev Pemasangan Reklame.

Berita Update

PKB dan PAN Pertanyakan Nasib Stadion Yosonegoro.
error: