Home / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Kamis, 17 Januari 2019 - 18:15 WIB

PU Fraksi “Menohok” Pemkab.

Jubir Fraksi PKB, Catur Setyo Harsono, Bacakan Pandangan Umum Fraksi PKB. ( Norik/Magetan Today)

Jubir Fraksi PKB, Catur Setyo Harsono, Bacakan Pandangan Umum Fraksi PKB. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Kegagalan Adipura Tahun 2018 serta dugaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Magetan menjadi makelar rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), menjadi amunisi sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan untuk melontarkan kritik menohok kepada Bupati Magetan Suprawoto.

Fraksi Gerindra, Fraksi Nasdem, Fraksi PDI Perjuangan serta Fraksi Karya Pembangunan Nurani (KPN) kompak mempertanyakan kepada Bupati Magetan atas kegagalan Kabupaten Magetan mempertahankan Adipura 2018.

Selain menuntut jawaban atas gagalnya Kabupaten Magetan mendapatkan Adipura, 4 Fraksi tersebut juga mempertanyakan dugaan praktik calo rekrutmen CPNS yang menyeret nama sejumlah ASN dilingkup Pemkab Magetan.

Fraksi – fraksi DPRD Magetan menyesalkan, awal tahun pemerintahan Suprawoto- Nanik Endang Rusminiarti (ProNa) tersebar berita Makelar CPNS serta kegagalan mempertahankan penghargaan Adipura yang kerap diterima Kabupaten Magetan. ” Kami menyesalkan Adipura harus lepas, padahal penghargaan ini sangat penting,” kata Karmini, Ketua DPRD Magetan, Kamis ( 17/1).

Disisi lain, Ketua Dewan berharap, Bupati Suprawoto membersihkan nama Kabupaten Magetan dari kabar dugaan ASN yang menjadi makelar CPNS. ” Bupati segera perjelas kasus makelar CPNS, jatuhkan sanksi tegas jika ada ASN yang terlibat, agar nama Kabupaten Magetan kembali dikenal baik oleh Publik,” desak Karmini.

Sebagai informasi, ketika Kota/Kabupaten tetangga euforia merayakan kesuksesan meraih Adipura sebagai bukti keberhasilan menciptakan wilayah bebas sampah dan peduli lingkungan, Kabupaten Magetan harus meratap.

Kondisi tersebut diperparah dengan kasak – kusuk diinternal Pemkab Magetan terkait sejumlah ASN yang diduga terlibat praktik makelaran rekrutmen CPNS. ” Kami prihatin atas apa yang terjadi di Kabupaten Magetan,” pungkas Ketua DPRD Magetan.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Petarung MMA, Suwardi Ingin Temui Bupati

Pemerintahan-Politik

Magetan Sukses Gelar Pilkades E-Voting

Pariwisata

1.440 Gunungan Caping Tercatat Di ORI.

Hukum & Kriminal

Spesialis Pencuri Rumah Kosong Dibekuk Buser

Peristiwa

Ular Sanca 3 Meter Gegerkan Warga

Kesehatan

Dinkes Rampungkan Vaksinasi 2.790 Nakes.

Peristiwa

5 Warga Satu Desa Positif Korona.

Peristiwa

Gempar Mayat Di Guyangan
error: