Home / Berita Update / Pariwisata / Pemerintahan-Politik

Selasa, 1 Februari 2022 - 21:18 WIB

PKL Keberatan Dipindah Ke Plasa Kuliner Sarangan.

Area Plasa Kuliner Di Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan. ( Norik/MagetanToday).

Area Plasa Kuliner Di Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan. ( Norik/MagetanToday).

MAGETAN TODAY- Pedagang Kaki Lima (PKL) di area Telaga Sarangan bakal direlokasi Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan.

Rencananya puluhan PKL tersebut akan ditempatkan di area Plasa Kuliner Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan, yang telah dibangun Pemkab Magetan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan.

Kepala Disparbud Kabupaten Magetan, Joko Trihono, mengaku jumlah PKL yang akan direlokasi dari area obyek Telaga Sarangan berkisar 50 orang. ” Dalam upaya penataan PK5 yang sudah ada disana dan bukan baru, jumlah PK5 sekitar lima puluhan,” kata Kepala Disparbud Kabupaten Magetan, Selasa (1/2) dikutip dari laman https://jatimnesia.com/

Baca juga :   Dukungan Publik Ketua DPR RI Segera Sahkan RUU TPKS.

Namun, proyek Plasa Kuliner Sarangan belum kelar 100 persen. Disparbud Kabupaten Magetan akan kembali mengusulkan anggaran pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Tahun 2022. ” APBD Induk belum siap karena masih dihitung kekuranganya, mungkin PAK Tahun 2022 akan diusulkan penyelesaian Plasa Kuliner Sarangan,” pungkas Joko Trihono.

Sementara sejumlah PKL diarea Telaga Sarangan mengaku ingin bertahan berjualan ditempatnya meski ada rencana relokasi ke Plasa Kuliner Sarangan. ” Kalau bisa saya mohon jangan sampai pindah, biar tetap dipinggir telaga, sepi atau tidak tetap disini saja,” kata Lanjar (45) pedagang jagung bakar dipinggir telaga sarangan, Rabu ( 2/2).

Baca juga :   Membanggakan, Bupati Magetan Terima Rekor MURI.

Menurutnya, dia tidak ingin kehilangan pelanggan yang telah dia jalin selama jualan dilokasi tersebut. ” Saya jualan jagung bakar sudah lima tahun, kalau bisa tetap disini. Sedikit banyak ada langganan, kalau pindah nanti langganan repot mencarinya,” pungkas warga Desa Dadi, Kecamatan Plaosan tersebut.

Berita ini 138 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Polres Magetan Gelar Tasyakuran Hari Bhayangkara ke 74

Berita Update

Ribuan Warga Magetan Tinggal Di Rumah Tidak Layak.

Berita Update

Tas Hitam Didepan BPBD Gemparkan Warga

Berita Update

Pejabat Hadiri Pagelaran Budaya Di TMII. Kalaksa BPBD Pastikan, Pulang Tidak Perlu Isoman.

Berita Update

Cegah Corona, Sampel 18 Warga Magetan Dikirim Ke Jakarta.

Berita Update

Bupati Wacanakan Bangun RS Karangrejo

Berita Update

Polemik Lelang Lemot, Sekda Ngaku Telah Panggil Kepala OPD.

Berita Update

Di Magetan, Diduga Bapak Tega Cabuli Anak Kandungnya Berusia 4 Tahun.
error: