Home / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Selasa, 26 November 2019 - 15:26 WIB

Pilkades e-Voting, Sejarah Akan Mencatat Magetan

Bupati Magetan, Suprawoto, Melihat Kesiapan Perangkat Lunak e-Voting Pilkades. (Norik/Magetan Today)

Bupati Magetan, Suprawoto, Melihat Kesiapan Perangkat Lunak e-Voting Pilkades. (Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Sejarah akan mencatat, Kabupaten Magetan sebagai tonggak demokrasi melenium, Rabu (27/11).

Kepemimpinan Suprawoto, Kabupaten Magetan “berani” mengawali mimpi kaum milenial, menggelar pesta demokrasi level desa, Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak sistem elektronik, e-Voting.

Sebanyak 18 desa di Kabupaten Magetan, menjadi pilot project menjalankan Pilkades dengan e-Voting. Disisi lain, belasan desa ini memiliki jiwa pemilih lebih gendut jika dibanding desa lain.

Sebagai informasi, Pemkab Magetan menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta, untuk mengawal sekaligus mengawasi penggunaan perangkat lunak e-Voting.

Sebanyak 80 Tenaga Teknis Lapangan (TTL) sebagai operator alat e-Voting, menjalani ujian sebagai “Kawah Condrodimuko” sebelum diterjunkan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) desa-desa pelaksana e-Voting.

Disisi lain, Bupati Magetan Suprawoto sebagai pemilik gawe, juga “sregep” blusukan ke desa – desa pelaksana Pilkades serentak, baik yang e-Voting maupun coblosan atau manual. Kang Woto ingin memastikan sendiri, persiapan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) telah 100% menyambut pesta demokrasi desa ini.

Bupati Magetan, Suprawoto, melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Eko Muryanto, memastikan, seluruh perangkat e-Voting sudah didistribusikan ke 18 desa penyelenggara e-Voting. “ Alhamduliliah, alat sudah berada di TPS masing- masing desa pelaksana Pilkades e-Voting,” kata Eko Muryanto, Selasa (26/11).

Sebelum hari pemilihan, TTL telah berulang kali melakukan simulasi pemungutan suara melalui perangkat e-Voting dihadapan Panitia Pilkades serta Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), untuk memastikan alat dalam kondisi siap.“ TTL juga berulang kali simulasi untuk memastikan alat siap,” jelas Kepala Dinas PMD Kabupaten Magetan.

Sebagai informasi, Pilkades Kabupaten Magetan diikuti 184 desa. Sebanyak 18 desa Pilkades digelar secara elektronik atau e-Voting. Sedangkan 166 desa menggelar Pilkades dengan cara Manual atau Coblosan.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

HEADLINE:Tidak Ada Sarana Kesehatan, Warga Perbatasan Minta Perhatian PemKab.

Pemerintahan-Politik

Protes Bau Busuk LIK, Patung Gubernur Suryo Dipasangi Masker.

Hukum & Kriminal

1.750 Liter Miras Dimusnahkan.

Pariwisata

Libur Nataru, Disparbud Magetan Tempatkan Pospam dan Posyan.

Kesehatan

Tambah 4 Orang, Jumlah Positif Capai 67 Kasus.

Pemerintahan-Politik

Sandosa,Perpaduan Wayang Tradisional dan Modern.

Peristiwa

Porkab XVI Sedot APBD Rp 1,6 Miliar.

Kesehatan

Diprotes Aroma Busuk pengolahan Kulit, Ini Reaksi Bupati Sumantri.
error: