Home / Hukum & Kriminal / Peristiwa

Selasa, 22 Oktober 2019 - 12:37 WIB

Pembunuh Bayi Dibekuk Polisi.

Tersangka Dhimas Cavlin Yamada dimintai Keterangan Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Riffai. ( Norik/Magetan Today)

Tersangka Dhimas Cavlin Yamada dimintai Keterangan Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Riffai. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Sebelum dibuang didepan SMPN 1 Takeran, Dhimas Cavlin Yamada (21), Warga Desa Wayut, RT 09, RW 03, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, mengaku membunuh anak kandungnya yang berusia dua hari dengan cara dibekap mulutnya pakai tangan.

Bayi laki-laki itu harus meregang nyawa ditangan ayah kandungnya sendiri, dengan disaksikan ibu kandungnya, Dwi Astrianingsih (21), Warga Desa Giripurno, RT 11, RW 04, Kecamatan Kawedanan, pada malam maut, Sabtu (12/10).

Secara detail, tersangka Dhimas Cavlin Yamada, menceritakan detik demi detik saat membunuh bayinya hanya karena menangis. ” Saya bekap pakai tangan sampai dia meninggal,” kata Dhimas Cavlin Yamada, Selasa (22/10).

Untuk menghilangkan jejak, kedua pasangan haram tersebut membuang mayat bayi hasil hubungan gelapnya itu di desa Jomblang, Kecamatan Takeran, Senin ( 14/10).

Polisi bergerak cepat, pasangan Dhimas dan Dwi dibekuk disebuah rumah Kost di Kelurahan Patihan, Kota Madiun, Minggu ( 20/10) malam.

Kepada Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Riffai, tersangka Dhimas Cavlin Yamada mengaku kedua orangtuanya tidak tahu dengan keberadaan bayi hasil berhubungan dengan kekasihnya, Dwi Astrianingsih. ” Orangtua tidak tahu, jadi saya takut,” ujar Dhimas kepada Kapolres Magetan.

Polisi menjerat kedua pelaku pasal berlapis yakni, Pasal 80 ayat 3, UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentan Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak, dan Pasal 340 KUHP dan Pasal 181 KUHP. ” Ancaman hukumanya 15 Tahun penjara dan 20 tahun penjara, ” pungkas Muhammad Riffai.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

BPJS Nunggak Hutang, JP Karyawan Molor.

Pemerintahan-Politik

HEADLINE : Selesai Desember, Proyek Drainase Rp 196 Juta Sudah Ambrol.

Pemerintahan-Politik

Perumdam Lawu Tirta Magetan Borong Penghargaan Top BUMD Awards 2022.

Pemerintahan-Politik

Diduga Kaitan Lelang, Ketua Dewan ” Warning ” Bupati

Peristiwa

Nufi Wardhana Ke Magetan Lagi!

Pemerintahan-Politik

Joko Suyono Mundur, Karmini Duduki Kursi Ketua Dewan.

Pemerintahan-Politik

DPMPTSP Magetan Raih Penghargaan Pelayanan Publik Sangat Baik Dari Kemenpan-RB

Hukum & Kriminal

Diduga Tabrak Perda KTR, Dukcapil Enjoy Pakai Smoking Area Untuk Toko.
error: