Home / Kesehatan / Peristiwa

Selasa, 5 Mei 2020 - 20:11 WIB

Magetan Membaik, 2 Pasien Korona Sembuh.

Magetan Today
Kabupaten Magetan mulai berangsur membaik. Sejumlah pasien positif Corona Virus Disease ( COVID-19) telah dinyatakan sembuh oleh tim medis.

Hari ini dua pasien COVID-19 nomor 11 dan 12, warga Kecamatan Karas, telah pulang kerumah. ” Dua terconfirmasi positip Covid-19 di Kabupaten Magetan sudah dinyatakan sembuh. Dua orang ini merupakan pasien ke-11 dan 12. Keduanya merupakan warga Kecamatan Karas,” kata Saif Muchlissun, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Magetan, Selasa (5/5).

Saif Muchlissun berharap, sembuhnya dua pasien dari Kecamatan Karas akan disusul pasien lain yang saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD ) dokter Sayidiman. ” Semoga dengan bertambahnya pasien positip korona yang sembuh ini akan segera disusul pasien positip yang lain. Sehingga Magetan bisa segera hijau kembali,” ungkapnya.

Jubir COVID-19 Kabupaten Magetan mengajak seluruh warga Kabupaten Magetan untuk memutus penyebaran wabah korona dengan cara menaati anjuran pemerintah mulai physical distancing serta tetap berada dirumah. ” Mari bersama-sama kita hadapi pandemi ini dengan berperang memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Magetan”, pungkasnya.

Sebagai informasi, jumlah kasus positif di Kabupaten Magetan saat ini sebanyak 48 orang. Dengan rincian, 11 sembuh, 1 Meninggal Dunia (MD) dan 36 dalam proses penyembuhan.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Hut Ke-346 Kabupaten Magetan, Ini Harapan Forkopimda.

Hukum & Kriminal

Razia Rumah Kost, Sejumlah Wanita Muda Digelandang Satpol PP.

Hukum & Kriminal

4 Budak Sabu Dibekuk Polisi.

Hukum & Kriminal

Tahun ini, Dugaan Korupsi Baleasri Ditarget Selesai.

Pariwisata

Puluhan Lampu Hilang Disarangan Diganti Baru.

Pemerintahan-Politik

11.407 Jiwa Krisis Air Bersih, Pemkab Pilih Kucuri Rp 110 Juta Untuk Wayangan.

Pemerintahan-Politik

Satpol PP Libas APK Tabrak Perda

Hukum & Kriminal

Dengar Kabar Rampok Dibekuk, Ratusan Warga Penuhi Polsek Takeran.
error: